BERITA TERKINI
Rumah Bolen Palu Antisipasi Lonjakan Permintaan dengan Perencanaan Stok Lebih Awal

Rumah Bolen Palu Antisipasi Lonjakan Permintaan dengan Perencanaan Stok Lebih Awal

Menjelang hari raya dan berbagai momen besar, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kerap menghadapi tantangan dalam menjaga stabilitas produksi. Permintaan pasar yang meningkat tajam sering tidak diiringi kelancaran distribusi bahan baku, terutama bahan isian atau filling yang menjadi komponen penting pada produk kuliner.

Kondisi tersebut juga dialami Rumah Bolen Palu, usaha kuliner yang dirintis Ibu Mimin. Ia menyebut, saat permintaan meningkat, ketersediaan bahan isian justru kerap terhambat akibat keterlambatan pengiriman. Situasi ini dapat membuat stok di pasaran kosong, sehingga berisiko mengganggu proses produksi.

“Tantangan itu sering muncul di akhir atau awal tahun, pengiriman bahan sering lambat. Jadi kalau menghadapi hampers Lebaran, saya harus menyetok bahan sebanyak-banyaknya dari awal,” ujar Mimin dalam siaran di RRI Pro 2 Palu.

Menurutnya, keterlambatan pengiriman bahan sering terjadi pada periode akhir dan awal tahun. Lonjakan permintaan menyebabkan stok di tingkat distributor cepat habis, sementara pengiriman ke daerah membutuhkan waktu lebih lama. Kondisi ini dapat mengganggu ritme produksi, terutama saat memasuki musim hampers dan pesanan khusus yang biasanya meningkat drastis.

Untuk mengantisipasi kendala tersebut, Rumah Bolen Palu menerapkan strategi perencanaan lebih awal dengan memastikan ketersediaan bahan utama dalam jumlah cukup sebelum memasuki periode permintaan tinggi. Langkah ini dilakukan agar produksi tetap berjalan dan pelanggan tidak kecewa.

Meski tantangan distribusi menjadi persoalan yang berulang, Rumah Bolen Palu menyatakan tetap berupaya menjaga kualitas dan komitmen pelayanan. Dengan perencanaan stok yang lebih matang, usaha ini optimistis dapat terus memenuhi kebutuhan pelanggan, terutama pada momen-momen penting yang menjadi puncak penjualan setiap tahunnya.