BERITA TERKINI
Dapur Mahmud Andalkan Teknologi dan Media Sosial untuk Bertahan di Era Digital

Dapur Mahmud Andalkan Teknologi dan Media Sosial untuk Bertahan di Era Digital

PALU — Perkembangan era digital turut mengubah cara pelaku UMKM di Kota Palu menjalankan usaha. Hal itu terlihat dari perjalanan Sara Sofira dalam mengelola bisnis dessert Dapur Mahmud yang terus bertransformasi mengikuti perkembangan teknologi agar tetap relevan.

Bagi Sara, teknologi tidak hanya berperan sebagai alat pendukung, melainkan menjadi penggerak utama bisnis. Aktivitas pemasaran hingga interaksi dengan pelanggan kini hampir seluruhnya beralih ke platform digital, yang dinilai lebih efisien dibandingkan model konvensional.

Media sosial menjadi etalase utama bagi Dapur Mahmud, usaha yang dirintis sejak 2014. Meski memiliki gerai fisik, pesanan melalui kanal online justru mendominasi penjualan.

“Meskipun kita punya toko fisik, realitanya penjualan online itu yang paling banyak, bahkan bisa mencapai 90 persen dari total pesanan di Dapur Mahmud,” ujarnya.

Melalui media sosial, Sara dapat menjangkau audiens lebih luas sekaligus menampilkan visual produk secara real-time. Kehadiran platform digital ini membantu bisnis lokal seperti Dapur Mahmud tetap kompetitif dan memiliki daya saing di pasar kuliner.

Pemanfaatan teknologi juga diterapkan dalam layanan kepada konsumen. Dapur Mahmud mengintegrasikan layanan transportasi daring untuk memudahkan proses pengantaran, yang dinilai berpengaruh pada loyalitas pelanggan.

“Kami juga memberikan pelayanan ekstra lewat teknologi, seperti membantu memesankan kurir karena pelanggan terkadang malas atau bingung menentukan titik lokasi pengiriman yang tepat,” katanya.

Lebih dari satu dekade bertahan, Dapur Mahmud menjadi contoh bagaimana adaptasi terhadap perubahan teknologi dapat membantu bisnis kuliner menjaga eksistensi. Dengan memaksimalkan media sosial serta kemudahan transaksi online, pelaku usaha dinilai memiliki peluang untuk terus bertahan dan berkembang di tengah dinamika pasar.