Program Studi (Prodi) Pendidikan Vokasional Seni Kuliner Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) menggelar kegiatan baking demo di Kampus UMS Rappang, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan ini menghadirkan pakar di bidang bakery dan pastry serta melibatkan mitra industri.
Dalam pelaksanaannya, prodi menggandeng PT Wahana Interfood Nusantara melalui brand Schoco dan Agra Pangan Sulawesi. Chef Rusman dari PT Wahana Interfood Nusantara (Schoco) hadir sebagai dosen tamu sekaligus demonstrator dalam praktik pembuatan produk bakery dan pastry.
Kepala Prodi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner, Damayanti Trisnasari, S.Pd., M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen prodi untuk menghadirkan pembelajaran berbasis praktik dengan melibatkan praktisi profesional. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga praktik langsung di bawah bimbingan ahli.
Damayanti menjelaskan, kegiatan ini memiliki tiga tujuan utama. Pertama, memberi kesempatan kepada mahasiswa mempraktikkan keterampilan secara langsung dengan arahan profesional dari industri.
Kedua, memperluas wawasan kewirausahaan mahasiswa. Ia menyebut peserta kegiatan tidak hanya dari kalangan mahasiswa, tetapi juga diikuti pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui interaksi tersebut, mahasiswa diharapkan dapat menggali pengalaman terkait strategi membangun dan mengembangkan bisnis kuliner, mulai dari menjaga kualitas produk hingga pemasaran.
Ketiga, membangun jejaring antara kampus, industri, dan UMKM. Damayanti menilai kolaborasi ini sejalan dengan pengembangan ekosistem pendidikan berbasis kemitraan. Ia menambahkan, di UMS Rappang dikenal pendekatan pentahelix, sementara di Prodi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner diterapkan konsep triple helix yang menekankan sinergi kampus, industri, dan UMKM.
Damayanti juga menyampaikan bahwa menghadirkan dosen tamu dari kalangan praktisi menjadi salah satu target strategis prodi dan direncanakan berlangsung rutin setiap semester. Prodi menargetkan sedikitnya empat dosen tamu dapat dihadirkan dalam setiap semester.
Pada semester sebelumnya, Prodi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner UMS Rappang juga menghadirkan dosen tamu dari Belanda serta praktisi usaha dari Makassar untuk berbagi pengalaman dan wawasan kepada mahasiswa. Melalui kegiatan seperti baking demo ini, prodi berharap lulusan tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki daya saing dan jejaring yang luas di industri kuliner.

