Di salah satu sudut Kota Bandung, aroma masakan khas Sunda tercium dari Nasi Cikur Teras Rumah. Usaha kuliner ini berlokasi di Jalan Terusan Holis Cibolerang No. 38, RT 03/10, Kelurahan Margahayu Utara, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, dan dikelola oleh Aprilianti Gantini, S.Ip (44).
Nasi Cikur Teras Rumah berdiri sejak 2009. Pada awalnya, Aprilianti berjualan nasi cikur dari pelataran teras rumah pribadinya, sebelum kemudian teras tersebut disulap menjadi rumah makan. Ia menuturkan, nama usaha itu lahir dari menu nasi cikur yang paling diminati pelanggan, berangkat dari kegemaran suaminya pada nasi goreng cikur.
Aprilianti menjelaskan, cikur dalam Bahasa Indonesia berarti kencur. Usahanya melayani pesanan dengan sistem pre-order, dengan produksi harian menyesuaikan jumlah order yang masuk. Meski berbasis pesanan, jumlah permintaan disebut konsisten tinggi, termasuk dari pelanggan yang melakukan pemesanan berulang.
“Minimal produksi harian kami 100 pax dan dalam kondisi tertentu bisa mencapai 1.500 pax per hari,” kata Aprilianti.
Ia menyebut pelanggan Nasi Cikur Teras Rumah datang dari berbagai kalangan, termasuk kantor pemerintahan, sekolah, bank, serta pelanggan tetap seperti Kodam dan Pussenif. Menurut Aprilianti, Kodam dan Pussenif sejak 2019 rutin memesan setiap ada kegiatan atau agenda resmi.
Selain mempertahankan nasi cikur sebagai menu utama, Aprilianti juga mengembangkan ragam lauk khas Sunda sebagai pendamping. Pilihannya antara lain cumi, peda, ayam bakar, gepuk, hingga oseng keciwi. Ia juga menyebut pada 2010–2011, menu seperti jengkol, cumi cabe ijo, dan aneka pepes mulai dikenal pelanggan, yang kemudian memperkuat konsep nasi cikur dengan beragam varian masakan Sunda.
Di luar menu andalan nasi cikur, rumah makan ini turut menyediakan pilihan lain seperti nasi liwet, nasi tutug oncom, nasi jeruk, hingga nasi kuning tumpeng untuk berbagai acara dan pesanan khusus.
Dalam operasional harian, Nasi Cikur Teras Rumah didukung 10 sampai 15 karyawan yang terbagi dalam tim masak, pengemasan, hingga pengantaran. Untuk harga, paket nasi dibanderol mulai Rp25.000 hingga Rp45.000 (di luar hampers). Pemesanan dapat dilakukan dengan datang langsung ke tempat produksi atau melalui WhatsApp di 0819 1466 8149. Usaha ini juga memiliki akun media sosial Instagram dan Tiktok dengan nama @nasicikurterasrumah.
Dari sisi transaksi, Nasi Cikur Teras Rumah menggunakan layanan DIGI bank bjb untuk mendukung pembayaran nontunai. Aprilianti mengatakan, layanan tersebut memudahkan transaksi dengan konsumen, baik nasabah maupun non-nasabah bank bjb. Ia menyebut sebagian besar pelanggan menggunakan fitur QRIS dengan cara memindai stiker barcode melalui ponsel.
“Sudah eranya menggunakan sistem pembayaran yang cashless. Cara itu lebih mudah, aman dan nyaman,” ujar Aprilianti.

