BERITA TERKINI
Mahasiswi Semester Akhir di Tarakan Kelola Usaha Sate Taichan Selama Ramadan

Mahasiswi Semester Akhir di Tarakan Kelola Usaha Sate Taichan Selama Ramadan

Ramadan membawa peluang bagi Ummi, mahasiswi semester akhir di Kota Tarakan, yang tetap menjalani kesibukan mempersiapkan ujian skripsi sambil mengelola usaha kuliner “Sate Taichan khas Blok M”. Usaha tersebut belakangan diminati kalangan anak muda di Tarakan, terutama sebagai pilihan menu berbuka puasa.

Ide bisnis itu muncul setelah Ummi melakukan perjalanan ke Jakarta. Ia melihat sate taichan dengan tekstur juicy dan sambal medok khas Jakarta belum banyak ditemukan di Tarakan. Berangkat dari pengamatan tersebut, Ummi melakukan uji coba resep selama sepekan sebelum akhirnya membuka gerai kecil di halaman rumahnya.

Di tengah statusnya sebagai mahasiswa, Ummi mengatur waktu antara kuliah dan berjualan. Ia menyebut mendapat dukungan dari keluarga dan pasangannya dalam membangun usaha. Untuk menekan modal awal, gerobak atau booth penjualan juga dibuat secara mandiri.

Salah satu menu andalannya adalah Sate Taichan Crispy, yang disebut menjadi inovasi yang jarang ditemui di daerah tersebut. Harga yang ditawarkan berkisar Rp20.000 hingga Rp25.000 per porsi, sehingga relatif terjangkau bagi pelanggan.

Dari sisi pemasaran, Ummi memanfaatkan Instagram untuk membangun rasa penasaran calon pembeli. Ia juga menekankan penggunaan bahan baku yang segar setiap hari sebagai upaya menjaga kualitas dan kepercayaan pelanggan.

Ke depan, Ummi berharap usahanya tidak hanya berjalan musiman selama Ramadan, melainkan bisa berkembang dan membuka cabang baru. Ia juga ingin usahanya dapat menjadi dorongan bagi anak muda lain untuk berwirausaha.