Industri kuliner rumahan di Kota Palu terus berkembang seiring munculnya pelaku usaha yang mengandalkan inovasi dan konsistensi. Salah satunya Rumah Bolen Palu, UMKM yang dikenal dengan produk bolen pisang serta aneka kue, dan kini memiliki pelanggan setia.
Dalam bincang kreatif di RRI Pro 2 Palu, pemilik Rumah Bolen Palu, Ibu Mimin, menyampaikan bahwa kunci usaha bertahan hingga lima tahun terletak pada upaya menjaga kepercayaan pelanggan. Menurutnya, hal itu dilakukan dengan memastikan ketersediaan stok harian meski permintaan pasar kerap berubah.
Ibu Mimin menuturkan, komitmen menyediakan produk setiap hari diterapkan agar pelanggan yang datang secara mendadak tidak kecewa karena kehabisan. “Konsisten itu penting, walaupun produksinya dari yang sedikit dulu, tapi yang penting selalu ada. Jadi kapan pun orang butuh, kita ready,” ujarnya.
Selain menjaga ketersediaan, Rumah Bolen Palu juga menekankan kualitas kesegaran melalui sistem freshly baked. Seluruh kue diproduksi dan dijual pada hari yang sama agar tetap hangat saat diterima pelanggan. “Saya selalu usahakan sampai di tangan customer itu masih hangat-hangat, jadi semuanya saya produksi hari itu saya jual hari itu juga,” tambahnya.
Dari sisi harga, Rumah Bolen Palu menawarkan beberapa pilihan produk dengan harga terjangkau tanpa mengesampingkan kualitas bahan. Bolen Mini isi 25 dibanderol Rp75.000, Brownies Bites isi 30 potong seharga Rp90.000, sementara Pai Buah dijual Rp7.500 per buah.
Strategi menjaga stok, mempertahankan kesegaran, dan menetapkan harga yang ramah di kantong menjadi bagian dari upaya Rumah Bolen Palu dalam mempertahankan kepercayaan pelanggan dan menjaga keberlanjutan usaha.

