Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Palembang terus berkembang dengan ragam produk, mulai dari kuliner hingga jasa. Pelaku UMKM memanfaatkan peluang usaha untuk meningkatkan pendapatan, termasuk lewat inovasi menu yang menyesuaikan kebutuhan konsumen.
Salah satu pelaku UMKM tersebut adalah Feppy Arkusnadi, pemilik Dapoer Kakcik, yang mengembangkan usaha kuliner sehat. Feppy membagikan perjalanan usahanya dalam program Teras UMKM Lokak Kito RRI Palembang pada Kamis, 26 Februari 2026.
Feppy menuturkan, keputusannya terjun ke dunia usaha dilandasi pertimbangan peluang pendapatan yang dinilai lebih menjanjikan. Ia juga menyebut bidang usaha merupakan minat yang ingin terus ia kembangkan.
Dapoer Kakcik mulai menjalankan usaha salad buah dan buah premium impor sejak Agustus 2022. Langkah ini menjadi babak baru setelah sebelumnya Feppy sempat menjalankan usaha kuliner pempek.
Menurut Feppy, nama Dapoer Kakcik dipilih sebagai identitas usaha sekaligus strategi pengenalan produk. Nama tersebut berasal dari panggilan kesayangan untuk suaminya. “Kakcik sebenarnya panggilan untuk suami saya. Ternyata nama itu membawa keberuntungan dan menjadi identitas usaha,” ujarnya.
Sebelum menekuni usaha salad buah, Feppy sempat merintis usaha pempek di Kuala Kapuas, Kalimantan, pada 2019. Saat itu, ia memanfaatkan harga ikan tenggiri yang lebih murah di daerah tersebut. Namun, usaha tersebut terpaksa berhenti ketika pandemi Covid-19 melanda, sehingga Feppy kembali ke Palembang pada Maret 2020.
Setelah kembali ke Palembang, Feppy sempat menghentikan kegiatan usahanya untuk sementara. Ia kemudian memulai kembali usaha pada 2022 dengan konsep yang berbeda, yakni mengembangkan salad buah sehat dengan resep khusus.
Dalam produknya, Feppy mengganti mayones dengan krim keju. Ia menilai perubahan itu membuat salad lebih sehat dan aman dikonsumsi berbagai kalangan. “Saat saya hamil, dokter menyarankan tidak mengonsumsi salad dengan mayones. Dari situ saya mencoba membuat resep salad menggunakan krim keju,” tuturnya.
Feppy juga menekankan pentingnya strategi pengenalan usaha dalam pengembangan bisnis. Menurutnya, pemilihan nama yang unik dan mudah diingat dapat membantu menarik perhatian konsumen. Selain itu, ia memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi, yang dinilai efektif untuk memperluas jangkauan pemasaran UMKM.

