BERITA TERKINI
Daftar 13 Franchise Kopi Kekinian: Modal, Paket Kemitraan, dan Cara Daftar

Daftar 13 Franchise Kopi Kekinian: Modal, Paket Kemitraan, dan Cara Daftar

Bisnis kopi kekinian masih menjadi salah satu pilihan usaha yang diminati, terutama lewat skema franchise atau kemitraan. Sejumlah merek menawarkan paket dengan variasi modal, fasilitas, hingga ketentuan operasional yang berbeda-beda. Berikut rangkuman 13 rekomendasi franchise kopi kekinian beserta informasi paket, estimasi biaya, dan cara pendaftarannya berdasarkan data yang tersedia.

1. Kopi Kulo
Kopi Kulo dikenal dengan menu populer Avocatto, perpaduan alpukat dan espresso. Dikelola Kulo Group (yang juga menaungi Xi Bo Ba dan Kitamura Shabu Shabu), merek ini berdiri pada 2017 dan disebut telah memiliki lebih dari 300 outlet di Indonesia. Investasi awal untuk menjadi mitra sebesar Rp135 juta. Biaya tersebut belum termasuk renovasi booth/tempat usaha, sewa lokasi, peralatan tambahan (seperti freezer, kompor, perangkat kasir), serta gaji karyawan. Mitra diwajibkan menyiapkan lokasi minimal 3x4 meter dan menyuplai bahan baku dari pusat. Tidak ada biaya royalti, dan mitra disebut memiliki keleluasaan menambah menu baru sesuai pasar lokal. Pendaftaran dilakukan melalui kulogroup.com pada menu “Partnership” atau mengirim email ke kemitraan@kulogroup.com, lalu menunggu tindak lanjut dari manajemen.

2. Kopi Janji Jiwa
Kopi Janji Jiwa dikelola Jiwa Group (PT Luna Boga Narayan) dan disebut memiliki lebih dari 900 outlet di lebih dari 100 kota. Terdapat dua paket kemitraan: Paket Standard Rp75 juta (lisensi 3 tahun, perlengkapan produksi dan peralatan menu panas, seragam, materi promosi, pelatihan dan buku SOP, desain booth standar) dengan catatan tidak termasuk kulkas, freezer, HP kasir, alat kebersihan, dan bahan baku. Paket Lengkap Rp85 juta mencakup seluruh fasilitas paket standar ditambah kulkas, freezer, HP Android kasir, dan alat kebersihan, namun tetap tidak termasuk bahan baku. Mitra juga perlu menyiapkan dana konstruksi booth (estimasi Rp30 juta), sewa tempat, gaji karyawan, dan biaya operasional lain. Total investasi awal diperkirakan Rp150 juta–Rp200 juta, bergantung lokasi dan kebutuhan. Pendaftaran dilakukan dengan menyiapkan proposal (data diri, pengalaman bisnis, lokasi, rencana operasional) dan mengirimkannya ke janjijiwaku@gmail.com atau markom@lunabrands.com. Tim akan meninjau dan melakukan survei lokasi sebelum persetujuan, dilanjutkan kontrak dan pelatihan.

3. Kopi Ruang Kosong
Kopi Ruang Kosong mengusung konsep grab and go dan disebut cocok bagi pemula. Tersedia dua paket kemitraan: New Portable Rp8,7 juta dan Booth Rp12 juta. Keunggulan yang disebutkan adalah tanpa biaya royalti dan lisensi berlaku seumur hidup. Calon mitra diminta menyiapkan lokasi usaha yang strategis sebelum mengajukan pendaftaran, dengan pendaftaran dilakukan melalui kontak manajemen (rincian kontak tidak dicantumkan pada data).

4. Haus! Indonesia
Haus! menawarkan aneka minuman, termasuk kopi, cokelat, boba, dan Yakult series. Harga minuman disebut mulai Rp5.000 per cup. Namun, saat ini Haus! Indonesia disebut tidak lagi membuka peluang franchise atau kemitraan baru. Keputusan ini diambil untuk menjaga kualitas dan konsistensi layanan serta menghindari potensi konflik franchisor dan franchisee yang dapat memengaruhi kelangsungan bisnis jangka panjang.

5. Kopi Cetroo Coffee
Cetroo Coffee berdiri pada 2009 dan disebut memiliki ratusan outlet di berbagai kota, termasuk Jakarta, Bekasi, Denpasar, dan Balikpapan. Investasi awal kemitraan berkisar Rp59 juta hingga Rp94 juta, tergantung paket. Fasilitas mencakup lisensi merek 3 tahun, perlengkapan pembuatan produk, bahan baku awal hingga 6.000 porsi, seragam (kaos dan apron), media promosi, aplikasi kasir (Moka POS) 1 tahun, serta mesin kopi dan grinder. Cetroo Coffee disebut tidak mengenakan biaya royalti dan biaya iklan. Varian produk lebih dari 15 menu, dengan harga jual Rp12.000–Rp18.000 per cup. Informasi pendaftaran dilakukan dengan menghubungi pihak Cetroo Coffee (kontak tidak dicantumkan pada data).

6. Kopi Nyopee
Nyopee Coffee berdiri pada 2019 dan disebut memiliki lebih dari 100 outlet. Sistem kemitraannya disebut tanpa royalti, dengan pilihan paket usaha yang dapat disesuaikan. Fasilitas paket mencakup booth, peralatan, bahan baku awal, seragam, dan media promosi. Nyopee juga menawarkan konsep Nyopee GO (usaha kopi keliling). Harga jual produk disebut berkisar Rp12.000–Rp18.000. Informasi pendaftaran dilakukan dengan menghubungi pihak Nyopee (kontak tidak dicantumkan pada data).

7. Kopi Kenangan
Data rinci mengenai paket kemitraan, biaya, atau cara pendaftaran Kopi Kenangan tidak dicantumkan dalam materi referensi.

8. Kopi Rata Kiri
Kopi Rata Kiri menawarkan kemitraan seumur hidup tanpa royalti. Investasi paket usaha mulai Rp8,9 juta hingga Rp17 juta, tergantung jenis paket. Paket mencakup booth, banner, bahan baku awal, peralatan dasar, dan perlengkapan operasional lain. Menu yang disebut antara lain Kopi Susu, Butterscotch, Mochaccino, Dalgona Coffee, Red Velvet, Matcha Latte, serta Spaghetti RK. Harga jual per cup berkisar Rp10.000–Rp13.000. Informasi pendaftaran dilakukan dengan menghubungi pihak Kopi Rata Kiri (kontak tidak dicantumkan pada data).

9. Kopi Lain Hati
Kopi Lain Hati disebut didirikan oleh aktris Ririn Ekawati dan memiliki lebih dari 500 gerai di lebih dari 95 kota. Fasilitas kemitraan mencakup peralatan lengkap (antara lain grinder, rok presso, sealer cup, timbangan, shaker, blender, gelas takar, kompor listrik, teko thermometer, jug stainless susu), seragam untuk 3 karyawan, media promosi (banner, menu, flyer dalam bentuk file desain), training karyawan dan buku SOP, standar desain store, serta sistem POS kasir selama 1 tahun. Biaya kemitraan tidak mencantumkan angka pada data, namun disebut belum termasuk perangkat kasir, freezer, chiller, dan biaya operasional seperti listrik serta sewa tempat. Alur pendaftaran meliputi pengajuan lokasi, persetujuan kontrak, pembayaran, renovasi gerai sesuai standar (estimasi 2 minggu), pengiriman peralatan (estimasi 1 minggu), pelatihan karyawan, hingga pembukaan gerai.

10. Kopa Kopi
Kopa Kopi berdiri pada 2019 dan disebut memiliki lebih dari 15 outlet. Terdapat dua paket kemitraan: Paket Simple Rp17.000.000 dan Paket Exclusive Rp21.500.000. Fasilitas mencakup booth eksklusif, peralatan operasional (cup sealer, pemanas listrik), roll-up banner, seragam karyawan, apron, dan bahan baku awal. Kopa Kopi disebut tidak mengenakan biaya royalti. Menu mencakup kopi susu kekinian serta varian rasa seperti vanilla, matcha, dan cokelat. Informasi pendaftaran dilakukan dengan menghubungi pihak Kopa Kopi (kontak tidak dicantumkan pada data).

11. Bhumi Kopi
Bhumi Coffee menawarkan dua model bisnis: Bhumi Coffee (dine-in café) dan Bhumi Express (take away). Estimasi investasi awal sekitar Rp85 juta, mencakup lisensi merek, pelatihan, perlengkapan operasional, dan dukungan lainnya. Informasi pendaftaran diarahkan melalui akun Instagram resmi @bhumi.coffee.

12. Kopi Yor
Kopi Yor merupakan merek kopi berbasis kopi dan kelapa kopyor, didirikan PT Otewe Maju Bersama pada akhir 2018 dan disebut memiliki lebih dari 100 outlet. Investasi awal sekitar Rp75 juta yang mencakup lisensi merek 3 tahun, peralatan lengkap (manual coffee machine, cup sealer, coffee maker Akebono, grinder kopi, cooler box, cash drawer, tablet Android, printer POS), seragam, bahan baku awal untuk sekitar 300 cup, desain 3D booth, serta pelatihan operasional. Total investasi dapat mencapai Rp100–115 juta, tergantung biaya konstruksi booth dan kebutuhan tambahan. Biaya konstruksi booth diperkirakan Rp5 juta per meter persegi, dengan luas minimal 8–10 meter persegi. Biaya tersebut belum termasuk deposit sewa tempat dan biaya operasional lain. Proses pendaftaran meliputi pencarian dan pengajuan lokasi, evaluasi lokasi, pembayaran commitment fee, kontrak dan pelunasan, konstruksi booth (14–30 hari), pengiriman peralatan dan pelatihan, hingga gerai siap beroperasi. Kontak pendaftaran disebut tersedia, namun tidak dicantumkan rinciannya pada data.

13. Kopi Segede Gaban
Kopi Segede Gaban dikenal dengan konsep porsi ekstra besar, salah satunya Brown Sugar Coffee kemasan 2,2 liter lengkap dengan gelas kosong dan es batu. Estimasi investasi awal sekitar Rp110 juta. Namun, rincian lengkap fasilitas paket kemitraan disebut belum tersedia secara publik. Informasi cara mendaftar dan kontak tidak dicantumkan pada data.

Catatan
Sejumlah merek pada daftar ini mencantumkan biaya paket namun belum memasukkan komponen seperti sewa lokasi, renovasi, tambahan peralatan, dan biaya operasional. Calon mitra disarankan menelaah kembali detail paket, kebutuhan lokasi, serta komponen biaya di luar paket sebelum mengambil keputusan.