Suasana buka puasa di Bulukumba, Sulawesi Selatan, terasa hangat di Kedai Mami RM & Catering. Dari dalam ruangan terdengar bunyi sendok beradu dengan piring, sementara aroma masakan menguar dari dapur. Sejumlah jurnalis tampak berbincang santai di salah satu sudut.
Di tengah keramaian itu, seorang perempuan menyambut pelanggan dengan senyum tenang. Ia adalah Andi Ira Rahmi, yang baru saja menuntaskan tugasnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Di Bulukumba, ia dikenal bukan hanya sebagai ASN, tetapi juga pemilik Kedai Mami RM & Catering, usaha kuliner yang disebut kian ramai diperbincangkan.
Andi Ira Rahmi mengatakan ia menjalani dua peran tersebut sebagai bentuk tanggung jawab yang berbeda. “Bagi saya, menjadi ASN adalah amanah. Sementara usaha adalah ruang untuk bertumbuh dan memberi manfaat lebih luas,” ujarnya saat berbincang dengan awak media pada Rabu, 4 Maret 2026.
Ia menekankan pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan peran di dua bidang. Dalam kesehariannya sebagai ASN, ia disebut rekan kerja sebagai pribadi yang disiplin dan konsisten, serta menjunjung etika pelayanan publik. Menurutnya, citra ASN tidak hanya dibangun melalui kebijakan, melainkan juga dari sikap sehari-hari.
Ketepatan waktu, ketelitian administrasi, dan cara berkomunikasi dengan masyarakat menjadi hal-hal yang ia perhatikan. “Pelayanan itu bukan hanya soal prosedur, tetapi soal rasa tanggung jawab,” katanya.

