Bisnis kuliner dinilai menjadi salah satu sektor yang menjanjikan di Indonesia. Bagi calon pelaku usaha yang ingin memulai bisnis di bidang ini, terdapat sejumlah jenis makanan dan minuman yang disebut paling laris dan berpotensi dikembangkan, lengkap dengan gambaran kebutuhan modal serta proyeksi omzet per bulan.
1. Ayam goreng krispi
Ayam goreng krispi digemari karena teksturnya renyah di luar dan tetap juicy di dalam. Estimasi modal awal berkisar Rp 15–20 juta untuk peralatan dasar seperti penggorengan, freezer, dan bahan baku. Dengan harga jual Rp 20.000–30.000 per porsi, proyeksi omzet bulanan dapat mencapai Rp 10–15 juta bila penjualan 50–100 porsi per hari.
2. Mie ayam
Mie ayam disebut digemari berbagai kalangan. Modal awal diperkirakan Rp 10–15 juta untuk peralatan seperti kompor, panci, serta bahan baku mie, ayam, dan bumbu. Dengan harga jual Rp 15.000–20.000 per porsi, omzet bulanan diproyeksikan Rp 7–10 juta dengan penjualan sekitar 50 porsi per hari.
3. Bakso
Bakso dinilai selalu diminati karena gurih dan mengenyangkan. Modal awal sekitar Rp 20–25 juta, termasuk biaya pembuatan gerobak atau kios kecil. Dengan harga jual Rp 15.000–25.000 per porsi, omzet bulanan berpotensi Rp 10–15 juta jika terjual 50–70 porsi per hari.
4. Es teh dan kopi
Minuman seperti es teh dan kopi disebut laris sebagai teman saat santai atau bekerja. Estimasi modal awal Rp 5–10 juta untuk mesin kopi, blender, dan bahan baku. Dengan harga jual Rp 10.000–15.000 per gelas, proyeksi omzet bulanan Rp 5–7 juta bila penjualan 50 gelas per hari.
5. Martabak manis dan asin
Martabak, baik versi manis maupun asin, termasuk camilan populer. Modal awal diperkirakan Rp 10–15 juta untuk wajan martabak, kompor, dan bahan baku. Dengan harga jual Rp 20.000–40.000 per porsi, omzet bulanan dapat mencapai Rp 8–12 juta jika menjual 30–50 porsi per hari.
6. Sate
Sate disebut laris karena cita rasanya yang khas. Modal awal sekitar Rp 15–20 juta untuk peralatan memanggang serta bahan baku daging dan bumbu. Dengan harga jual Rp 20.000–30.000 per porsi, proyeksi omzet bulanan Rp 10–15 juta bila penjualan 50–70 porsi per hari.
7. Nasi goreng
Nasi goreng dinilai mudah dibuat dan selalu diminati. Modal awal diperkirakan Rp 5–10 juta untuk peralatan masak dan bahan baku. Dengan harga jual Rp 15.000–20.000 per porsi, omzet bulanan diproyeksikan Rp 7–10 juta dengan penjualan 50 porsi per hari.
8. Pempek
Pempek merupakan makanan khas Palembang yang disebut telah mendunia. Modal awal sekitar Rp 10–15 juta untuk bahan baku seperti ikan dan tepung sagu. Dengan harga jual Rp 15.000–25.000 per porsi, omzet bulanan diperkirakan Rp 8–12 juta bila terjual 40–60 porsi per hari.
9. Soto
Soto adalah makanan berkuah yang diminati karena rasanya dan efek menghangatkan. Modal awal diperkirakan Rp 10–15 juta untuk peralatan masak dan bahan baku. Dengan harga jual Rp 15.000–20.000 per porsi, omzet bulanan diproyeksikan Rp 7–10 juta dengan penjualan 50 porsi per hari.
10. Cimol dan cilok
Cimol dan cilok disebut sebagai camilan murah yang digemari berbagai usia. Modal awal sekitar Rp 5–10 juta untuk bahan baku dan peralatan sederhana. Dengan harga jual Rp 5.000–10.000 per porsi, proyeksi omzet bulanan Rp 3–5 juta jika terjual 100 porsi per hari.
11. Kue basah
Kue basah seperti lemper, lapis, dan dadar gulung disebut tetap laris di pasaran. Modal awal diperkirakan Rp 5–10 juta untuk bahan baku dan peralatan. Dengan harga jual Rp 2.000–5.000 per biji, omzet bulanan diproyeksikan Rp 3–5 juta bila penjualan 200 biji per hari.
12. Bubur ayam
Bubur ayam dinilai cocok untuk sarapan maupun makan malam. Modal awal sekitar Rp 5–10 juta untuk peralatan masak dan bahan baku. Dengan harga jual Rp 10.000–15.000 per porsi, omzet bulanan diperkirakan Rp 5–7 juta jika terjual 50 porsi per hari.
13. Seblak
Seblak disebut sebagai makanan pedas yang sedang naik daun. Estimasi modal awal Rp 5–10 juta untuk bahan baku dan peralatan. Dengan harga jual Rp 10.000–15.000 per porsi, proyeksi omzet bulanan Rp 5–7 juta bila penjualan 50 porsi per hari.
14. Roti bakar
Roti bakar termasuk camilan yang digemari berbagai kalangan. Modal awal diperkirakan Rp 5–10 juta untuk alat pemanggang dan bahan baku. Dengan harga jual Rp 10.000–15.000 per porsi, omzet bulanan diproyeksikan Rp 5–7 juta jika terjual 50 porsi per hari.
15. Jus dan smoothies
Jus dan smoothies disebut semakin diminati sebagai minuman sehat. Modal awal sekitar Rp 5–10 juta untuk blender dan bahan baku. Dengan harga jual Rp 15.000–20.000 per gelas, proyeksi omzet bulanan Rp 5–7 juta bila penjualan 50 gelas per hari.
Meski peluangnya besar, memulai usaha kuliner tetap memerlukan perencanaan. Pemilihan jenis usaha yang sesuai serta pemahaman pasar disebut menjadi kunci, diikuti konsistensi menjaga kualitas produk dan pelayanan agar pelanggan kembali.

