Wikimedia Palembang mendorong pelestarian wisata dan kuliner lokal melalui proyek Wikitaste Trip 2025. Program ini dibahas dalam Obrolan Komunitas Pro 4 RRI Palembang pada Kamis, 8 Januari 2026.
Wikimedia Palembang merupakan komunitas relawan yang aktif meningkatkan konten pengetahuan terbuka tentang Palembang. Para anggotanya berfokus mendokumentasikan kekayaan lokal secara digital agar dapat diakses publik.
Anggota Wikimedia Palembang, Nasywa Fitri Adelia, menyebut Danau Ranau dan Kota Prabumulih menjadi lokasi utama kegiatan. Ia menilai potensi lokal masih perlu lebih banyak dimuat dalam dokumentasi publik.
“Masih banyak wisata dan kuliner daerah yang belum terdokumentasi dengan baik,” ujar Nasywa. Menurutnya, dokumentasi digital penting untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi mengenai daerahnya.
Wikitaste Trip dilaksanakan selama tiga hari dua malam. Selama perjalanan, tim tidak hanya mengunjungi lokasi, tetapi juga menyunting artikel dan mengunggah dokumentasi.
“Kami tidak sekadar jalan-jalan, tetapi membawa tanggung jawab menyebarkan pengetahuan,” kata Rilly Cendy Suatan. Ia menyebut kegiatan ini memiliki nilai edukatif.
Rilly menambahkan, tim berhasil mengunggah ratusan foto serta puluhan artikel baru. Ia menilai kontribusi tujuh orang dalam kegiatan tersebut dapat memberi dampak yang besar.
Selain destinasi wisata, kuliner lokal menjadi fokus utama dokumentasi, termasuk lelecap ikan mujair yang disebut sebagai hidangan khas Danau Ranau.
“Kalau tidak didokumentasikan, banyak makanan lokal akan tetap tidak dikenal,” ujar Nasywa. Ia berharap hasil dokumentasi dapat membantu promosi UMKM.
Melalui Wikitaste Trip, Wikimedia Palembang juga mengajak generasi muda lebih peduli terhadap budaya lokal. Nasywa menilai pelestarian budaya dapat dimulai dari pencatatan sederhana.
“Kita harus menceritakan budaya sendiri sebelum orang lain menceritakannya,” tuturnya. Ia mendorong masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam proyek dokumentasi serupa.

