Kecamatan Kertajati meraih Juara 1 dalam Lomba Kreasi Takjil Lokal pada ajang Festival Ramadan (Festra) Road to FESyar yang digelar di Kabupaten Majalengka. Kertajati menjadi pemenang untuk kategori Low Budget, Khas, dan Halal.
Kompetisi ini menjadi wadah bagi berbagai kecamatan di Majalengka untuk menampilkan inovasi takjil berbasis bahan lokal. Para peserta ditantang menghadirkan sajian berbuka puasa yang tidak hanya lezat, tetapi juga ekonomis, memiliki kekhasan daerah, serta sesuai prinsip halal.
Dalam persaingan yang berlangsung ketat, tim dari Kecamatan Kertajati dinilai mampu memadukan cita rasa tradisional dengan kreativitas penyajian yang lebih modern. Sajian yang ditampilkan sekaligus merepresentasikan kekayaan kuliner lokal Majalengka.
Camat Kertajati, Rizky Ginanjar Satyagraha, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian tersebut. Ia mengatakan kemenangan itu merupakan hasil kerja sama dan semangat masyarakat dalam mengangkat potensi kuliner lokal.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas capaian ini. Prestasi ini bukan hanya milik tim yang mengikuti lomba, tetapi juga kebanggaan seluruh masyarakat Kecamatan Kertajati yang terus berupaya mengembangkan potensi lokal,” ujar Rizky, Senin, 16 Maret 2026.
Rizky menambahkan, lomba kreasi takjil menjadi momentum untuk memperkenalkan kuliner khas daerah sekaligus mendorong kreativitas masyarakat, terutama pelaku usaha kecil dan komunitas kuliner.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita bisa melihat bahwa bahan-bahan lokal yang sederhana dapat diolah menjadi sajian yang menarik, bernilai ekonomi, dan tetap menjaga cita rasa khas daerah,” katanya.
Festival Ramadan ini merupakan bagian dari rangkaian Road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) yang juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis syariah di daerah. Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai program, mulai dari lomba kuliner, pameran produk UMKM, hingga edukasi ekonomi syariah kepada masyarakat.
Dalam penilaian lomba, dewan juri mempertimbangkan aspek kreativitas, rasa, tampilan, penggunaan bahan lokal, serta potensi ekonomi dari produk yang ditampilkan. Pada lomba tersebut, Kecamatan Kertajati mengangkat bahan pangan lokal sorgum sebagai bahan dasar berbagai kreasi takjil, baik manis maupun asin, dan dinilai mampu menghadirkan kombinasi terbaik dari aspek-aspek penilaian itu.
Bagi masyarakat Kertajati, kemenangan ini menjadi penegasan bahwa inovasi dari olahan sederhana dapat melahirkan produk kuliner yang membanggakan sekaligus berpeluang menggerakkan ekonomi masyarakat, terutama di momentum Ramadan.

