BERITA TERKINI
Tren Masker Antiaging dari Beras dan Susu: Cara Membuat dan Klaim Manfaatnya

Tren Masker Antiaging dari Beras dan Susu: Cara Membuat dan Klaim Manfaatnya

Perawatan kulit kerap dikaitkan dengan upaya menjaga penampilan, namun juga berperan dalam membantu kulit bertahan dari berbagai faktor yang dapat mempercepat penuaan, seperti paparan sinar matahari, polusi, dan gaya hidup yang kurang sehat. Tanpa perawatan yang memadai, sejumlah tanda penuaan dini—mulai dari garis halus, kerutan, hingga kulit tampak kusam—dapat muncul lebih cepat.

Berbagai produk skincare antiaging umumnya mengandalkan bahan aktif seperti retinol, kolagen, hyaluronic acid, dan antioksidan untuk menjaga elastisitas kulit, mendukung regenerasi sel, serta melindungi dari radikal bebas. Selain krim dan serum, masker wajah juga sering digunakan sebagai perawatan tambahan. Di tengah banyaknya pilihan masker di pasaran, sebagian orang memilih membuat masker sendiri di rumah dengan bahan dapur.

Salah satu resep yang dibagikan pengguna TikTok @bindiatamayo6 memanfaatkan dua bahan, yakni beras dan susu. Dalam unggahan tersebut, beras putih dicampurkan dengan susu cair, lalu direndam selama beberapa menit. Setelah itu, beras dihaluskan hingga tercampur dengan susu. Jika diperlukan, proses ini dapat dibantu blender agar lebih cepat. Campuran kemudian disaring hingga teksturnya lebih lembut dan siap digunakan sebagai masker.

Masker diaplikasikan merata ke wajah dan didiamkan sekitar 15 menit. Setelah itu, wajah digosok perlahan sebelum dibilas dengan air hingga bersih. Dalam klaim unggahan tersebut, kulit wajah disebut terasa lebih kencang setelah pemakaian, dan jika digunakan rutin kerutan dapat perlahan memudar.

Campuran susu dan beras memang kerap disebut digunakan dalam perawatan kulit. Mengacu pada penjelasan yang dikutip dari researchgate.net, susu mengandung asam laktat, salah satu jenis AHA (alpha hydroxy acid) yang berfungsi sebagai eksfolian alami. Asam laktat disebut membantu mengangkat sel kulit mati, merangsang regenerasi kulit, serta meningkatkan produksi kolagen sehingga kulit terlihat lebih cerah dan kenyal. Susu juga mengandung protein dan lemak yang membantu menjaga kelembapan, membuat kulit lebih halus dan terhidrasi, sehingga tampilan garis halus dan kerutan dapat berkurang.

Sementara itu, beras disebut mengandung ferulic acid dan allantoin yang berperan sebagai antioksidan dan anti-inflamasi alami. Ferulic acid dikaitkan dengan perlindungan kulit dari radikal bebas yang dapat mempercepat penuaan, sedangkan allantoin disebut membantu menenangkan kulit dan mendukung regenerasi sel. Beras juga kaya vitamin B kompleks yang dikaitkan dengan peningkatan elastisitas dan kekenyalan kulit.

Dengan kombinasi kandungan dari susu dan beras, masker ini diklaim dapat membantu melembapkan, mencerahkan, dan mengencangkan kulit. Jika digunakan secara rutin, kulit disebut dapat terasa lebih halus dan tampak lebih segar.