BERITA TERKINI
Kemenperin: Industri Penunjang Migas Jadi Kunci Penguatan Produk Dalam Negeri dan Substitusi Impor

Kemenperin: Industri Penunjang Migas Jadi Kunci Penguatan Produk Dalam Negeri dan Substitusi Impor

JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri memiliki peran strategis dalam memperkuat struktur industri nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap produk impor. Sektor ini dinilai tidak lagi sekadar pelengkap, melainkan menjadi penopang penting bagi kemandirian industri.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan pemerintah berkomitmen memastikan pemanfaatan produk dalam negeri semakin optimal. Menurutnya, penguatan industri penunjang migas menjadi kunci untuk menekan ketergantungan pada produk dari negara lain.

“Industri penunjang migas dalam negeri memiliki peran penting sebagai penopang industri nasional. Pemerintah berkomitmen memastikan pemanfaatan produk dalam negeri semakin optimal guna memperkuat struktur industri nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap produk impor,” kata Agus di Jakarta, Sabtu (27/12/2025).

Sejalan dengan itu, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Setia Diarta menilai kemampuan industri nasional dalam memproduksi peralatan migas berteknologi tinggi dan berstandar internasional menunjukkan kesiapan Indonesia mengurangi ketergantungan pada produk impor.

Ia menyebut industri penunjang migas dalam negeri semakin kompetitif, baik dari sisi teknologi, kualitas produk, maupun kesiapan sumber daya manusia. Pernyataan tersebut disampaikan Setia saat meninjau fasilitas PT Teknologi Rekayasa Katup (TRK) di Cikande, Serang.

“Industri penunjang migas dalam negeri telah menunjukkan kemampuan yang semakin kompetitif, baik dari sisi teknologi, kualitas produk, maupun kesiapan sumber daya manusia,” ujarnya.