Mengemudi mobil bertransmisi manual kerap dianggap lebih melelahkan dibandingkan mobil otomatis, terutama saat menghadapi lalu lintas padat. Salah satu penyebabnya adalah pengemudi harus sering menginjak dan melepas pedal kopling, yang dapat membuat kaki cepat pegal.
Pendiri sekaligus pengajar senior Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, mengatakan rasa lelah saat mengemudi mobil manual sebenarnya bisa ditekan dengan teknik dan pengaturan perjalanan yang tepat. Menurutnya, mengemudi mobil manual tidak terlalu melelahkan jika tidak terjebak kemacetan. Bahkan ketika macet, kelelahan bisa diminimalkan selama durasinya tidak terlalu lama.
“Mengemudi mobil manual sebenarnya tidak terlalu melelahkan jika tidak terjebak macet. Bahkan saat macet, tidak terlalu pegal asalkan tidak terlalu lama. Namun, banyak pengemudi merasa terbebani karena harus sering menekan dan melepaskan pedal kopling,” kata Sony, Jumat (30/8/2024).
Sony menyarankan pengemudi membatasi panjang dan durasi perjalanan sesuai kemampuan tubuh, serta tidak ragu untuk berhenti ketika mulai merasa lelah. Ia juga mengingatkan agar pengemudi tidak mengandalkan istirahat singkat di tengah kemacetan, karena hal itu dapat menurunkan kewaspadaan.
“Batasi panjang dan durasi perjalanan sesuai kemampuan, dan jangan ragu untuk berhenti jika merasa lelah. Jangan berharap bisa istirahat sejenak di tengah kemacetan karena dapat menurunkan kewaspadaan,” ujarnya.
Selain mengatur durasi perjalanan, ia menekankan pentingnya jeda saat perjalanan panjang untuk menjaga konsentrasi dan membantu mengurangi kelelahan. Dalam praktik berkendara, Sony juga menyarankan pengemudi menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Dengan jarak yang cukup, pengemudi bisa mempertahankan gigi transmisi lebih lama sehingga tidak perlu terlalu sering menginjak kopling atau memindahkan gigi.
“Jaga jarak dan hindari terlalu dekat dengan kendaraan di depan agar gigi transmisi bisa dipertahankan selama mungkin. Gunakan aplikasi untuk memilih waktu dan rute yang lebih lancar demi menghindari potensi macet,” tambahnya.
Dengan pengaturan perjalanan, jeda yang cukup, serta teknik berkendara yang lebih antisipatif, mengemudi mobil manual dapat terasa lebih nyaman dan membantu mengurangi rasa lelah, termasuk ketika kondisi jalan padat.

