BERITA TERKINI
Tips Amankan Rumah Saat Mudik Lebaran 2026 agar Perjalanan Lebih Tenang

Tips Amankan Rumah Saat Mudik Lebaran 2026 agar Perjalanan Lebih Tenang

JAKARTA — Momen Lebaran 2026 diprediksi akan diwarnai mobilitas masyarakat yang sangat tinggi. Di tengah kesibukan menyiapkan perjalanan dan berbagai kebutuhan mudik, keamanan rumah kerap luput dari perhatian.

Padahal, rumah yang ditinggalkan tanpa persiapan memadai berisiko menghadapi berbagai masalah, mulai dari korsleting listrik hingga potensi tindak kriminal. Head of Marketing Semen Merah Putih, Nyiayu Chairunnikma, menilai Ramadan dan Idulfitri menjadi waktu yang tepat bagi masyarakat untuk kembali memperhatikan “kesehatan” serta keamanan bangunan.

Menurut Nyiayu, banyak keluarga lebih fokus pada persiapan perjalanan menjelang mudik, meski memastikan rumah dalam kondisi aman juga tidak kalah penting. “Dengan langkah sederhana, masyarakat dapat mengurangi risiko yang tidak diinginkan sehingga bisa menikmati momen Lebaran dengan lebih tenang,” ujarnya dalam keterangan, Minggu (15/3/2026).

1. Kurangi risiko teknis sebelum berangkat

Langkah dasar yang perlu dilakukan adalah memastikan seluruh akses masuk rumah terkunci rapat. Namun, aspek keamanan tidak hanya berkaitan dengan kunci dan gembok.

Salah satu risiko yang kerap muncul pada rumah kosong adalah kebakaran akibat arus pendek listrik. Karena itu, sebelum berangkat mudik, pemilik rumah disarankan mencabut peralatan elektronik yang tidak diperlukan.

Selain itu, dokumen penting dan barang berharga sebaiknya disimpan di brankas atau lokasi yang tidak mudah terlihat.

2. Ciptakan kesan rumah tetap berpenghuni

Rumah yang gelap gulita pada malam hari dapat menjadi penanda bahwa penghuninya tidak berada di tempat. Untuk mengurangi risiko, pencahayaan dapat diatur agar rumah tetap tampak “hidup”.

Salah satu cara yang dianjurkan adalah menggunakan lampu dengan sensor cahaya atau Light Dependent Resistor (LDR). Lampu jenis ini dapat menyala otomatis saat senja dan padam saat pagi hari, sehingga memberi kesan rumah tetap berpenghuni sekaligus membantu efisiensi penggunaan listrik.