Telur sotong mulai digemari masyarakat sebagai salah satu pilihan kuliner laut dengan cita rasa khas. Selain dikenal gurih dan memiliki tekstur unik, bahan pangan ini kini semakin mudah ditemukan di sejumlah lapak kuliner maupun pasar tradisional di Kota Tanjungpinang.
Salah seorang pelaku usaha, Tri Warni, mengatakan permintaan telur sotong terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya, banyak warga mulai menjadikan telur sotong sebagai menu lauk, termasuk untuk berbagai olahan rumahan.
Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, Tri Warni mengaku mengambil pasokan telur sotong langsung dari nelayan di Kabupaten Bintan dan wilayah Tanjung Batu, Provinsi Kepulauan Riau. Ia menilai kualitas telur sotong dari daerah tersebut cukup baik karena masih segar saat sampai ke tangan pedagang.
“Telur sotong ini saya ambil dari Bintan dan Tanjung Batu. Biasanya langsung dari hasil tangkapan nelayan, jadi kualitasnya masih bagus dan diminati pembeli,” ujar Tri Warni, Senin (2/3/2026).
Tri Warni menambahkan, telur sotong dapat diolah menjadi berbagai menu, seperti kerupuk telur sotong, digoreng tepung, dimasak sambal, maupun dijadikan lauk pendamping nasi. Rasa gurih alami dinilai menjadi daya tarik tersendiri bagi penikmat kuliner laut.
Meningkatnya minat masyarakat terhadap telur sotong juga dinilai membuka peluang usaha baru bagi pelaku UMKM di sektor kuliner pesisir. Tidak hanya dijual dalam kondisi matang, telur sotong juga banyak diminati dalam bentuk mentah untuk diolah sendiri di rumah.
“Dengan tingginya permintaan tersebut, saya berharap ketersediaan pasokan dari nelayan tetap terjaga sehingga usaha saya dapat terus berkembang sekaligus membantu perekonomian masyarakat pesisir,” ucapnya.

