BERITA TERKINI
Siswa SD di Gunungkidul Sisihkan Uang Jajan untuk Korban Gempa Pidie Jaya

Siswa SD di Gunungkidul Sisihkan Uang Jajan untuk Korban Gempa Pidie Jaya

Gunungkidul – Kepedulian terhadap korban gempa bumi di Pidie Jaya, Aceh, terus mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk siswa sekolah dasar di Gunungkidul. Para siswa SD IV Wonosari secara sukarela menyisihkan uang jajannya untuk membantu meringankan beban korban bencana tersebut.

Kegiatan dimulai dengan doa bersama yang diikuti oleh seluruh siswa dan guru di halaman sekolah. Siswa yang beragama Islam melaksanakan sholat gaib, sementara siswa yang beragama non-Muslim memanjatkan doa sesuai dengan keyakinan masing-masing.

Setelah doa bersama, pengumpulan dana dilakukan dengan menggunakan kotak kardus berwarna coklat bertuliskan "Koin untuk Aceh" yang diputar di antara siswa. Mereka bebas menentukan besaran sumbangan yang diberikan dan dapat mengambil uang kembalian dari dalam kotak tersebut jika diperlukan.

Kepala Sekolah SD IV Wonosari, Eko Pramono, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk solidaritas serta dukungan moral kepada masyarakat Pidie Jaya yang terdampak gempa. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan nilai empati dan kepedulian sosial sejak dini kepada para siswa.

"Jumlahnya memang tidak seberapa, tetapi menumbuhkan rasa kepedulian sejak dini dalam membantu sesama ini yang utama," ujar Eko Pramono pada Jumat (9/12/2016).

Seluruh dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Gunungkidul. Salah satu siswa, Nilna, mengungkapkan harapannya agar bantuan yang diberikan, meskipun berasal dari uang jajan, dapat bermanfaat bagi para korban gempa.

"Saya ingin membantu dengan berdoa dan menyumbangkan uang jajan. Semoga korban gempa di Aceh diberikan ketabahan," kata Nilna.

Kegiatan ini menjadi salah satu contoh kepedulian masyarakat, khususnya generasi muda, dalam memberikan perhatian dan bantuan kepada korban bencana alam di wilayah lain.