BERITA TERKINI
Sate Seafood Cepat Berlendir dan Asam, Ini Cara Mengurangi Lendir agar Lebih Aman Dikonsumsi

Sate Seafood Cepat Berlendir dan Asam, Ini Cara Mengurangi Lendir agar Lebih Aman Dikonsumsi

Penjualan sate seafood di trotoar kian marak dalam beberapa tahun terakhir. Beragam produk seafood beku seperti crab stick, bakso ikan, hingga fish dumpling cheese banyak dipilih karena rasanya yang dinilai lezat dan teksturnya lembut. Namun, di balik popularitasnya, pedagang menghadapi tantangan yang tidak kecil, terutama soal ketahanan produk.

Seorang pedagang yang membagikan pengalamannya melalui akun TikTok @neptunusfrozen menyebut salah satu masalah utama saat berjualan sate seafood adalah munculnya lendir yang bisa terjadi hanya dalam waktu dua hari. Kondisi ini berisiko menurunkan kualitas, memunculkan rasa asam, dan membuat produk tidak lagi nyaman dikonsumsi.

Tantangan tersebut kerap muncul ketika sate seafood disimpan pada suhu ruang atau mengalami keluar-masuk freezer. Pedagang itu mencontohkan produk yang dipajang dalam wadah mika plastik, lalu berulang kali dipindahkan dari freezer ke area jualan. Menurutnya, situasi seperti ini sulit diakali karena dalam dua hari produk bisa mulai terasa lengket dan asam.

Risiko pembusukan juga dikaitkan dengan karakter produk olahan daging, termasuk ikan. Mengacu pada keterangan dari blendofbites.com, kandungan lemak jenuh pada produk olahan dapat memicu terbentuknya lendir. Tanda pembusukan umumnya terlihat dari munculnya lendir dan rasa asam, yang berpotensi menimbulkan keracunan makanan bila tetap dikonsumsi. Karena itu, penanganan dan penyimpanan yang tepat menjadi kunci.

Untuk mengurangi lendir pada sate seafood, pedagang tersebut menyarankan metode perendaman dalam air panas mendidih. Cara ini disebut efektif untuk mengurangi lendir yang menempel di permukaan sekaligus membantu menekan rasa asam. Agar hasilnya merata, sate perlu dibolak-balik beberapa kali selama proses perendaman.

Meski dapat membantu memperpanjang masa simpan, sate seafood yang sudah direndam disarankan dikonsumsi dalam waktu satu hari. Langkah ini dilakukan untuk mencegah lendir kembali muncul dan menjaga produk tetap aman.

Video yang memuat tips tersebut tercatat telah ditonton lebih dari 795 ribu kali dan memancing beragam tanggapan warganet. Sejumlah pengguna ikut berbagi cara lain, seperti menggunakan freezer khusus untuk penyimpanan makanan beku. Ada pula yang menyarankan menambahkan bumbu ke dalam air rendaman untuk membantu mengurangi rasa asam.

Di sisi lain, sate seafood yang segar disebut memiliki nilai gizi, antara lain kandungan protein dan omega-3 yang berperan bagi kesehatan jantung dan otak. Pengolahan dalam bentuk sate juga dinilai memudahkan konsumsi, termasuk bagi anak-anak.

Selain teknik pengolahan, aspek kebersihan juga ditekankan. Peralatan seperti tusukan dan wadah penyimpanan perlu dipastikan bersih untuk mencegah kontaminasi. Kedisiplinan menjaga kebersihan dan ketepatan penanganan dinilai berpengaruh besar terhadap kualitas akhir sate seafood yang dijual maupun dikonsumsi.

Secara umum, pembusukan pada sate seafood dapat terjadi karena kelembapan dan suhu yang tidak sesuai, yang memungkinkan bakteri berkembang biak. Karena itu, penyimpanan yang stabil—termasuk penggunaan freezer yang dirancang untuk makanan beku—sering disebut sebagai salah satu cara untuk membantu menjaga kualitas dan mengurangi risiko tekstur berlendir.