Kasus dugaan pengambilan 14 item makanan dan minuman tanpa membayar yang melibatkan gitaris Zendhy Kusuma dan istrinya, psikolog Evi Santi Rahayu, masih bergulir. Meski pihak terduga disebut telah mengirim seseorang untuk menyelesaikan tagihan, pihak restoran menyatakan tetap menolak pembayaran.
Pihak restoran menegaskan inti persoalan belum diselesaikan. Insiden tersebut bermula di sebuah restoran di kawasan Jakarta Selatan. Pasangan itu disebut membawa pulang 14 item makanan dan minuman senilai Rp530 ribu tanpa melakukan pembayaran terlebih dahulu.
Peristiwa ini sempat viral di media sosial dan memicu reaksi publik. Dalam pemberitaan yang beredar, pasangan tersebut juga disebut sempat mengamuk di lokasi sebelum membawa pulang makanan dan minuman itu.
Melalui unggahan Instagram Story, pemilik Bibi Kelinci Kopitiam, Nabilah O’Brien, menyampaikan bahwa seseorang dari pihak Zendhy dan Evi telah datang untuk menyelesaikan utang makan tersebut.
“Seperti yang teman-teman tahu, kemarin YBS (yang bersangkutan) datang pagi-pagi ke outlet saya. Boleh dicek ceritanya di highlight saya,” tulis Nabilah.
Namun, Nabilah menegaskan penolakan pembayaran dilakukan karena persoalan yang dianggap lebih penting bukan sekadar nominal tagihan. Ia menyebut yang ditunggu adalah tanggung jawab moral dan permintaan maaf secara langsung.
“Dari awal kami tidak bicara soal nominal. Bukan uangnya yang kami kejar. Tapi sikap. Permintaan maaf secara terbuka. Itu yang belum kami terima,” tegas Nabilah.

