BERITA TERKINI
Pilihan Menu Harian untuk Dukung Kecerdasan Anak, dari Ikan Berlemak hingga Biji-bijian Utuh

Pilihan Menu Harian untuk Dukung Kecerdasan Anak, dari Ikan Berlemak hingga Biji-bijian Utuh

JAKARTA — Asupan nutrisi tertentu disebut dapat membantu mendukung fungsi otak anak, mulai dari memperkuat daya ingat hingga meningkatkan fokus belajar. Dengan memasukkan bahan makanan yang tepat ke dalam menu harian, orang tua dinilai bisa membantu perkembangan kemampuan kognitif anak secara lebih optimal.

Dokter spesialis anak dari Fortis Hospital India, Kushagra Gupta, menjelaskan ada sejumlah jenis makanan yang bermanfaat bagi kesehatan otak anak dan sebaiknya dikonsumsi secara rutin.

Salah satu yang disorot adalah ikan berlemak, seperti salmon, sarden, atau makarel. Menurut Gupta, kandungan asam lemak omega-3 pada jenis ikan tersebut berperan dalam memperbaiki memori, mendukung koneksi saraf, serta membantu mengurangi gejala ADHD. Jika salmon sulit ditemukan, ikan lokal yang juga berlemak dapat menjadi alternatif.

Selain ikan, telur juga disebut penting karena mengandung kolin, nutrisi yang berperan dalam pembentukan neurotransmiter otak. Gupta menyebut konsumsi satu hingga dua butir telur per hari dapat membantu anak menjaga fokus dan konsentrasi saat belajar.

Kelompok sayuran hijau, seperti bayam, sawi, dan brokoli, juga masuk daftar karena kaya zat besi, folat, dan vitamin K. Nutrisi tersebut disebut dapat meningkatkan kemampuan konsentrasi sekaligus membantu mencegah penurunan fungsi kognitif pada anak.

Untuk pilihan camilan, buah beri seperti blueberry dan blackberry direkomendasikan karena mengandung antioksidan. Kandungan ini dinilai dapat memperkuat komunikasi antar sel otak dan meningkatkan daya ingat jangka pendek.

Sementara itu, biji-bijian utuh seperti gandum, quinoa, dan beras merah menyediakan karbohidrat kompleks serta vitamin B yang membantu anak tetap energik dan fokus sepanjang hari. Kacang-kacangan dan biji-bijian, misalnya almond, kenari, dan biji labu, juga disebut kaya vitamin E serta lemak sehat yang bermanfaat bagi sel otak.

Meski demikian, Gupta mengingatkan orang tua untuk tetap memperhatikan pola makan anak secara keseluruhan. Ia menyarankan agar makanan olahan, permen, minuman bersoda, dan hidangan tinggi gula dibatasi.

“Makanan-makanan tersebut memberikan lonjakan energi sesaat yang cepat menurun, berdampak pada konsentrasi dan suasana hati anak. Pilihlah alternatif alami yang memberikan energi tahan lama,” ujarnya.