BERITA TERKINI
Pempek Tunu Jadi Pilihan Kuliner Favorit Warga saat Ramadan

Pempek Tunu Jadi Pilihan Kuliner Favorit Warga saat Ramadan

Pempek tunu atau pempek panggang menjadi salah satu kuliner yang banyak diminati masyarakat, terutama selama bulan Ramadan. Berbeda dari pempek goreng, pempek tunu diolah dengan cara dipanggang di atas bara api. Proses ini menghasilkan aroma bakaran yang khas sekaligus membuat rasa gurih dari adonan ikan lebih menonjol.

Kuliner ini berasal dari Palembang yang dikenal sebagai daerah dengan beragam jenis pempek. Umumnya, pempek tunu dibuat dari pempek lenjer atau adaan yang dibakar terlebih dahulu. Setelah itu, pempek disajikan dengan tambahan kecap, ebi, dan cabai. Sebagian penjual juga menawarkan pilihan kuah cuko yang memadukan rasa manis, asam, dan pedas.

Salah satu penjual pempek tunu di Pangkalpinang, Mangcek Hendra dari Pempek 10 Ulu, mengatakan pempek tunu memiliki penggemar tersendiri karena aroma panggangnya memberikan sensasi rasa yang berbeda. “Kalau dibakar, aromanya lebih harum dan rasanya lebih gurih. Banyak pelanggan yang sengaja mencari pempek tunu untuk variasi dari pempek goreng,” ujarnya.

Menurut Hendra, proses pemanggangan perlu dilakukan dengan api yang tidak terlalu besar agar permukaan pempek tidak cepat gosong. Pempek dibakar sambil dibolak-balik hingga bagian luarnya sedikit kecokelatan. “Setelah di panggang baru di kasih adonan kecap manis, ebi dan cabe. Di isiken le dalam pempek panggang yang lah di belah dua,” jelasnya.

Di sisi lain, Doni (29), pecinta kuliner lokal, mengaku lebih menyukai pempek tunu karena teksturnya lebih lembut dan tidak terlalu berminyak. “Kalau pempek goreng kadang terasa berat, tapi pempek tunu lebih ringan. Apalagi kalau dimakan hangat ada sensasi manis pedas,” katanya.

Selain disajikan dengan kecap, ebi, dan cabai, sejumlah penjual juga menambahkan pelengkap seperti cuko dan bawang goreng untuk memperkaya rasa. Ragam penyajian ini membuat pempek tunu semakin diminati berbagai kalangan, mulai dari anak muda hingga orang dewasa.

Dengan cita rasa gurih dan aroma bakar yang khas, pempek tunu terus menjadi pilihan kuliner tradisional yang digemari masyarakat. Kehadirannya dinilai tidak hanya mempertahankan warisan kuliner daerah, tetapi juga memberi variasi bagi penikmat hidangan berbahan dasar ikan.