PEKANBARU — Pasar Kaget Melati di Pekanbaru tampak ramai dan riuh pada Jumat (29/03/2024) sore. Terpal-terpal yang diikatkan menggantung rapat di sejumlah lapak, menjadi peneduh bagi pedagang dan pengunjung dari terik matahari.
Meski hanya beroperasi dua kali seminggu dengan perlengkapan sederhana seperti kursi dan meja, para pedagang tetap bersemangat menawarkan dagangan. Beragam kebutuhan tersedia di pasar ini, mulai dari bumbu dapur, sayuran, dan buah-buahan, hingga pakaian sehari-hari.
Di antara aneka barang yang dijual, kuliner khas Pekanbaru menjadi salah satu daya tarik utama. Salah satunya bolu kemojo yang dijajakan Yulia bersama ibunya. Ia menawarkan bolu kemojo seharga Rp2.000 per potong, atau Rp15.000 untuk satu kotak plastik berisi delapan potong.
Yulia mengatakan, mereka hanya berjualan saat Pasar Kaget Melati berlangsung. Untuk bersaing dengan pedagang lain, Yulia mengandalkan resep turun-temurun yang diwariskan dari neneknya kepada ibunya, lalu kepada dirinya.
Keberadaan aneka makanan di pasar tersebut juga dirasakan pengunjung. Seorang pembeli mengaku senang karena selain dapat berbelanja bumbu masak, ia juga bisa menemukan berbagai makanan, termasuk takjil.

