BERITA TERKINI
Lima Cara Praktis Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Lima Cara Praktis Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Rasa percaya diri merupakan elemen penting yang sebaiknya dimiliki setiap orang. Kurangnya rasa percaya diri dapat berdampak negatif, mulai dari memengaruhi kesehatan hingga gaya hidup.

Verywell Mind mendefinisikan percaya diri sebagai perasaan yakin terhadap kemampuan, kualitas, dan penilaian diri sendiri. Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa kepercayaan diri berperan penting bagi kesehatan dan kesejahteraan psikologis. Meski demikian, rasa percaya diri tidak selalu tumbuh dengan sendirinya. Tidak sedikit orang yang kesulitan membangunnya, sehingga menghadapi hambatan dalam pergaulan.

Penulis Charisma on Command, Charlie Houpert, menjelaskan bahwa kepercayaan diri bukan sekadar membuat seseorang merasa lebih baik. Kepercayaan diri juga mendorong seseorang berani mengambil risiko dalam hidup, yang pada akhirnya membuka peluang untuk berkembang.

“Secara internal, kepercayaan diri yang sejati akan menghasilkan lebih banyak kepositifan, kebahagiaan, dan ketahanan,” kata Houpert, dikutip dari The New York Times. Dari sisi eksternal, ia menilai rasa percaya diri berkaitan dengan potensi seseorang untuk menemukan hal-hal baru dalam hidup.

Sebaliknya, buku Oxford Handbook of Positive Psychology menyebut orang yang tidak percaya diri cenderung memiliki keraguan tinggi. Keraguan itu dapat membuat seseorang meragukan diri sendiri dan menutup peluang untuk berkembang. “Kurangnya rasa percaya diri terkadang disebut sebagai ‘keraguan yang melumpuhkan’. Keraguan dapat mengganggu usaha bahkan sebelum tindakan dimulai atau saat sedang dilakukan,” tulis buku tersebut.

Contohnya, ketika seseorang yakin dapat meraih pekerjaan impian meski peluangnya kecil, masih ada kemungkinan tujuan itu tercapai. Namun, ketika seseorang tidak yakin pada dirinya sendiri, peluang itu kian mengecil karena langkah untuk mencobanya pun bisa terhenti.

Kepercayaan diri tidak secara ajaib membuat seseorang menjadi lebih baik. Namun, kepercayaan diri dapat mendorong seseorang untuk berkembang dan berani mengambil risiko demi mencapai tujuan. Berikut lima cara praktis yang disebut dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri.

1. Menjadi diri sendiri

Berusaha menjadi diri sendiri disebut sebagai cara sederhana untuk melatih kepercayaan diri. Bersikap jujur tentang jati diri bukan berarti harus membuka seluruh kepribadian kepada setiap orang. Seseorang tetap bisa menyimpan sebagian sisi dirinya untuk orang-orang terdekat. Houpert mengatakan, “Ketika Anda berhenti menyembunyikan bagian dari diri Anda dari orang lain, Anda akan merasa lebih percaya diri dengan siapa Anda sebenarnya.”

2. Berolahraga

Olahraga tidak hanya terkait dengan perubahan fisik, tetapi juga dapat memberi stimulasi psikologis yang membantu meningkatkan rasa percaya diri. American Psychological Association mencatat olahraga dapat memperbaiki suasana hati serta membantu melawan depresi dan kecemasan. Kondisi tersebut dinilai berpengaruh terhadap meningkatnya kepercayaan diri.

3. Keluar dari zona nyaman

Mencoba hal baru dan melangkah keluar dari zona nyaman juga dapat menjadi cara membangun rasa percaya diri. Pengalaman baru sering kali diiringi keyakinan terhadap kemampuan diri. Selain itu, upaya keluar dari zona nyaman berpotensi memperluas batas kenyamanan tersebut. Houpert menyebut, “Jadi, jika Anda meregangkan zona nyaman setiap hari, Anda akan memiliki zona nyaman yang besar dan dapat merasa lebih nyaman bahkan saat berada di luarnya.”

4. Mencoba tampil baru

Mengenakan pakaian yang berbeda dapat mendorong seseorang berpikir atau berperilaku berbeda. Profesor Columbia Business School, Adam D. Galinsky, menemukan bahwa orang yang mengenakan jas lab putih menunjukkan perhatian yang lebih fokus. Temuan itu mengindikasikan bahwa cara berpakaian dapat memengaruhi perilaku. Jika ingin merasa lebih percaya diri, seseorang dapat berpakaian seperti versi dirinya yang ingin ditampilkan.

5. Berhenti membandingkan diri sendiri

Teori perbandingan sosial menyebut membandingkan diri dengan orang lain merupakan hal yang wajar. Namun, kebiasaan itu dinilai tidak membantu meningkatkan rasa percaya diri. Dikutip dari Verywell Mind, studi tahun 2018 dalam jurnal Personality and Individual Differences menemukan hubungan langsung antara kecemburuan dan rasa percaya diri. Peneliti mencatat, ketika orang membandingkan diri dengan orang lain, mereka dapat mengalami kecemburuan, dan semakin kuat rasa cemburu itu, semakin buruk kepercayaan terhadap diri sendiri.