BERITA TERKINI
Labuan Cermin di Berau, Danau Dua Rasa dengan Air Tawar dan Asin dalam Satu Perairan

Labuan Cermin di Berau, Danau Dua Rasa dengan Air Tawar dan Asin dalam Satu Perairan

Danau Labuan Cermin menjadi salah satu daya tarik alam di Desa Labuan Kelambu, Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Destinasi ini dikenal karena keunikannya: memiliki dua lapisan air dengan rasa berbeda dalam satu danau, yakni air tawar di permukaan dan air asin di bagian dasar.

Perbedaan lapisan tersebut menciptakan efek pantulan yang membuat permukaan danau tampak seperti cermin. Penamaan “cermin” merujuk pada kejernihan airnya, sementara “labuan” umumnya mengacu pada pampas atau laut kecil, meski dalam konteks ini yang dimaksud adalah danau. Karena airnya sangat jernih, dasar danau yang berpasir dapat terlihat dari permukaan. Kawasan ini juga dikelilingi hutan bakau yang menambah karakter lanskapnya.

Lingkungan di sekitar Labuan Cermin dikenal memiliki udara yang sejuk dan bersih, dengan hutan yang masih lestari serta keanekaragaman hayati. Keberadaannya dinilai penting sebagai bagian dari upaya konservasi alam.

Di lokasi ini, pengunjung dapat melakukan berbagai aktivitas wisata air, seperti berenang, snorkeling, hingga menyelam ringan. Aktivitas tersebut memungkinkan wisatawan melihat ikan-ikan yang hidup di bagian danau dengan karakter air berbeda, baik air tawar maupun air asin.

Untuk mencapai danau, tersedia persewaan perahu dari dermaga kayu untuk menyeberang. Biaya sewa perahu berkisar Rp 100.000 hingga Rp 200.000 untuk sekali jalan atau pulang-pergi, tergantung lokasi. Di sekitar dermaga Labuan Kelambu juga terdapat penyewaan perlengkapan seperti alat snorkeling, pelampung, kaki katak, hingga perahu dengan bagian bawah transparan.

Bagi wisatawan yang ingin menginap, tersedia pilihan akomodasi di sekitar Biduk-Biduk, mulai dari homestay atau rumah warga hingga hotel lokal, dengan harga menyesuaikan fasilitas yang ditawarkan.

Sejumlah hal perlu diperhatikan sebelum berkunjung. Perjalanan darat menuju kawasan ini dapat memakan waktu lama, dengan kondisi jalan yang bergelombang dan berkelok. Wisatawan yang rentan mabuk perjalanan disarankan membawa obat anti-mabuk. Selain itu, cuaca dan musim hujan dapat memengaruhi akses, terutama menuju dermaga dan operasional perahu, sehingga pengecekan kondisi cuaca dan informasi operasional setempat disarankan dilakukan lebih dulu.

Wisatawan juga dapat membawa perlengkapan snorkeling sendiri bila tersedia untuk menghindari biaya sewa tambahan. Jika membutuhkan penginapan, pemesanan lebih awal disarankan, terutama saat masa liburan, mengingat fasilitas di sekitar lokasi tidak sekompleks di kota besar. Penggunaan pakaian yang aman dan nyaman, serta perlengkapan pelindung untuk cuaca panas atau hujan, juga dianjurkan.

Untuk rute perjalanan, wisatawan dari luar pulau atau kota besar seperti Jakarta atau Surabaya umumnya perlu terbang terlebih dahulu menuju Bandara Kalimarau di Kabupaten Berau. Penerbangan biasanya melalui transit di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, sebelum melanjutkan ke Bandara Kalimarau. Dari bandara, perjalanan diteruskan menggunakan transportasi darat seperti mobil travel, mobil sewaan, atau angkutan umum menuju Kota Tanjung Redeb sebagai pusat Kabupaten Berau.