BERITA TERKINI
Kedai Mai Sai Kembangkan Olahan Pangan Lokal untuk Dorong Ekonomi Kreatif di Sikka

Kedai Mai Sai Kembangkan Olahan Pangan Lokal untuk Dorong Ekonomi Kreatif di Sikka

Kedai Mai Sai di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, mengembangkan usaha kuliner berbasis bahan pangan lokal sebagai bagian dari penguatan ekonomi kreatif daerah. Usaha yang mulai beroperasi sejak Juni 2021 ini mengusung konsep pemanfaatan hasil pertanian lokal untuk diolah menjadi produk bernilai ekonomi.

Karyawan pengolahan pangan Kedai Mai Sai, Fransiska Dari Paula, menjelaskan bahwa pada awal berdiri kedai tersebut berfungsi sebagai tempat pemasaran produk petani lokal. Seiring waktu, usaha itu berkembang dengan memproduksi berbagai olahan pangan sendiri yang menggunakan bahan baku dari petani di wilayah Sikka dan sekitarnya.

Sejumlah produk yang dihasilkan meliputi kopi, teh celup kelor, abon, hingga keripik pisang berbahan kelor. Menurut Paula, kopi menjadi produk unggulan dengan dua jenis utama, yakni arabika dan robusta. Biji kopi arabika diperoleh dari Bajawa, sementara robusta berasal dari wilayah Maumere dan sekitarnya.

Selain menjaga cita rasa, Kedai Mai Sai juga menerapkan standar kebersihan dan produksi sesuai ketentuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Proses produksi dilakukan dengan memperhatikan higienitas, termasuk penggunaan sarung tangan, masker, dan penutup kepala bagi pekerja.

Paula menambahkan, keberadaan Kedai Mai Sai turut memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui kerja sama dengan petani dan pelaku UMKM lokal. Untuk memperluas pemasaran, usaha ini memanfaatkan media sosial serta menjalin kerja sama dengan toko oleh-oleh.

Ke depan, Kedai Mai Sai menargetkan perluasan pasar produk olahan lokal hingga ke seluruh daratan Flores. Usaha ini juga berupaya menghadirkan inovasi produk baru agar kuliner khas Sikka semakin dikenal luas.