Kenaikan harga komoditas tembaga berpotensi mendorong kenaikan harga berbagai produk hilir, terutama barang elektronik. Dalam situasi ini, pelaku industri mulai mempertimbangkan langkah substitusi bahan baku dengan aluminium dan baja sebagai upaya menekan biaya produksi.
Berdasarkan data Bloomberg, pada Kamis (9/10/2025), kontrak berjangka tembaga di London Metal Exchange (LME) tercatat berada di level US$ 10.867 per ton.

