BERITA TERKINI
Empat Cara Mengungkapkan Perasaan ke Gebetan Tanpa Membuat Suasana Canggung

Empat Cara Mengungkapkan Perasaan ke Gebetan Tanpa Membuat Suasana Canggung

Menyukai seseorang kerap menghadirkan perasaan yang menyenangkan sekaligus menegangkan. Pikiran dipenuhi bayangan tentang dirinya, jantung berdebar saat bertemu, tetapi keberanian untuk mengungkapkan perasaan justru terasa berat.

Tak sedikit orang memilih memendam rasa karena khawatir suasana menjadi canggung atau hubungan berubah menjadi tidak nyaman. Padahal, menyampaikan ketertarikan tidak harus dilakukan secara dramatis atau berisiko membuat keadaan menjadi aneh. Dengan pendekatan yang tepat, pengakuan dapat terasa lebih dewasa dan jujur.

Pakar kencan sekaligus wakil presiden Dating.com, Maria Sullivan, membagikan sejumlah cara untuk memberi tahu gebetan bahwa seseorang menyukainya tanpa membuat situasi menjadi canggung. Berikut beberapa langkah yang disarankan.

1. Mulai dengan isyarat halus
Bagi yang belum siap menyatakan perasaan secara langsung, memulai dengan sinyal kecil bisa menjadi langkah yang lebih aman. Isyarat ini dapat membantu membaca respons gebetan tanpa harus membuka percakapan serius sejak awal.

Kontak mata yang sedikit lebih lama, candaan ringan, atau pesan singkat bernada perhatian dapat menjadi tanda ketertarikan. Menurut Sullivan, petunjuk kecil bisa membantu mengurangi tekanan sekaligus mendorong gebetan mempertimbangkan kemungkinan hubungan.

2. Tentukan batas waktu untuk diri sendiri
Menunda pengakuan terlalu lama sering kali membuat perasaan terasa semakin berat. Karena itu, menetapkan tenggat waktu pribadi dapat membantu mengatasi keraguan yang berlarut-larut.

Dengan menentukan tanggal tertentu, seseorang dapat menghindari kebiasaan terlalu banyak berpikir. Sullivan menilai, semakin lama menunggu, semakin besar kemungkinan ketakutan berkembang di kepala sendiri.

3. Latih apa yang ingin disampaikan
Persiapan sederhana dapat membantu mengurangi kecanggungan. Melatih kalimat yang ingin diucapkan, baik di dalam kepala maupun dengan menuliskannya, bisa membuat seseorang lebih tenang saat momen yang tepat tiba.

Latihan ini bukan untuk membuat pengakuan terdengar kaku, melainkan agar tidak kehilangan kata-kata karena gugup. Dengan begitu, pesan yang disampaikan tetap jujur dan jelas.

4. Beri ruang untuk respons gebetan
Saat mengungkapkan perasaan, penting untuk tidak menuntut jawaban langsung. Gebetan juga memiliki hak atas perasaannya sendiri dan mungkin membutuhkan waktu untuk memproses situasi.

Sullivan mengingatkan agar percakapan diatur dengan cara yang memberi lawan bicara pilihan untuk merespons sesuai yang dirasa benar. Seseorang juga dapat menegaskan bahwa tidak ada tuntutan balasan saat itu juga.