Tim dosen Universitas Lampung (Unila) melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat Unggulan (PKM-U) di Pekon Gunung Terang, Kecamatan Bulok, Kabupaten Tanggamus, pada Jumat, 22 Agustus 2025. Kegiatan ini memperkenalkan inovasi Teh Herbal Sintivia yang memanfaatkan daun sintrong (Crassocephalum crepidioides) dan stevia (Stevia rebaudiana) sebagai pemanis alami.
Tim pengabdian dipimpin apt. Zulpakor Oktoba, S.Si., M.Farm., dengan anggota Afriyani, M.Farm., Amanda Putra Seta, S.SP., M.P., serta Syaharani Noer Fathia, S.E., M.Ak. Kegiatan juga melibatkan mahasiswa Program Studi S-1 Farmasi, yakni Ananda Zaki Abdullah Ramadhan, Muhammad Ravlizar Maulano, Gozi Purnama Atmadja, Calista Aulia Makki, Adhilah Maharani Putri, Nurrahmi Putri Zaidani, dan Hanif Hibatullah.
Zulpakor menjelaskan, sintrong yang selama ini kerap dianggap gulma dinilai memiliki kandungan antioksidan dan manfaat kesehatan. Ia menyebutkan tanaman tersebut berpotensi membantu meningkatkan imunitas, mengurangi peradangan, serta mendukung penanganan bagi penderita diabetes dan hipertensi. Menurutnya, pengembangan produk ini tidak hanya berorientasi pada aspek kesehatan, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Dalam rangkaian pelatihan, tim dosen mendampingi Kelompok Tani dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Pekon Gunung Terang mempraktikkan pengolahan simplisia daun sintrong, mulai dari pencucian hingga proses pencampuran dengan stevia. Selain aspek produksi, peserta juga mendapatkan materi strategi pemasaran digital agar produk Teh Sintivia dapat dikenal lebih luas.
Kepala Pekon Gunung Terang, Dahromi, menyampaikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Ia berharap Teh Herbal Sintivia dapat berkembang menjadi produk unggulan desa yang dipasarkan secara berkelanjutan.
Program PKM-U ini merupakan kolaborasi lintas fakultas di Unila, yakni Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Pertanian (FP), dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Kegiatan melibatkan 30 peserta dari kelompok tani setempat, dengan tujuan memberdayakan potensi lokal sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.

