BERITA TERKINI
Deretan Sumber Penghasilan dan Bisnis Vidi Aldiano: dari Musik, Konten Digital, hingga Kuliner

Deretan Sumber Penghasilan dan Bisnis Vidi Aldiano: dari Musik, Konten Digital, hingga Kuliner

Kepergian Vidi Aldiano pada 7 Maret 2026 meninggalkan duka bagi industri musik Indonesia. Musisi yang wafat pada usia 35 tahun ini dikenal lewat karya-karyanya sekaligus kepribadian yang hangat. Di luar aktivitasnya sebagai penyanyi, Vidi juga memiliki sejumlah kegiatan dan lini usaha yang disebut menjadi sumber penghasilannya.

Berikut rangkuman deretan sumber penghasilan dan bisnis yang selama ini melekat pada nama Vidi Aldiano.

1. Penyanyi dan royalti musik
Sumber penghasilan utama Vidi berasal dari profesinya sebagai penyanyi. Ia memulai karier di industri musik pada 2008 dan dikenal melalui lagu-lagu seperti “Nuansa Bening” dan “Status Palsu”. Disebutkan, di puncak kariernya Vidi dikabarkan menerima bayaran sekitar Rp100 juta hingga Rp200 juta untuk sekali tampil. Selain honor manggung, ia juga memperoleh pemasukan dari royalti penjualan album serta streaming di platform musik digital.

2. Kanal YouTube
Melalui kanal YouTube bernama Vidi Aldiano, ia mengunggah berbagai konten, mulai dari video musik hingga konten reaksi dan “a day in my life”. Meski tidak rutin, kanal dengan 920 ribu pelanggan tersebut disebut berpotensi menghasilkan pendapatan dari iklan, sponsor, dan Adsense. Mengacu pada Social Blade, estimasi penghasilan kanal itu berkisar US$2.700 hingga US$44.000 per bulan, atau sekitar Rp45,65 juta hingga Rp744 juta.

3. Endorsement dan brand ambassador
Vidi juga kerap bekerja sama dengan berbagai merek lewat endorsement maupun peran sebagai brand ambassador. Dengan jumlah pengikut yang disebut mencapai 2,5 ribu di Instagram dan 1,7 juta di TikTok, nilai kerja sama disebut tinggi. Dalam pemberitaan ini, tarif endorsement diperkirakan mulai puluhan juta rupiah, sementara kerja sama brand ambassador diprediksi dapat mencapai ratusan juta rupiah.

4. Host podcast
Vidi mendapat julukan “Duta Persahabatan” dan dikenal supel. Ia dipercaya Deddy Corbuzier untuk mendampinginya sebagai host dalam podcast Podhub. Program di kanal YouTube tersebut disebut menjadi salah satu sumber pemasukan.

5. Juri program televisi
Pengalaman lebih dari satu dekade di dunia musik juga membawanya menjadi juri di sejumlah program televisi nasional. Vidi tercatat pernah menjadi juri di Indonesian Idol Junior, The Voice Indonesia, dan The Next Boy/Girl Band, serta program lainnya.

6. Kolaborasi dengan brand (produk kopi)
Pasca kepergiannya, Fore Coffee Indonesia mengungkap bahwa Vidi terlibat dalam peracikan salah satu menu terlaris mereka, Butterscotch Sea Salt Latte, yang dirilis pada 2022. Saat itu, Vidi bekerja sama sebagai brand ambassador dan disebut berkontribusi sebagai Chief Savor Advisor dalam proses peracikan kopi.

7. Bintang iklan
Selain bernyanyi, Vidi juga disebut kerap mendapat tawaran menjadi bintang iklan untuk sejumlah merek di Indonesia. Dengan tingkat popularitasnya, penghasilan dari proyek iklan diperkirakan mulai dari ratusan juta rupiah per proyek.

8. Label musik VA Records & Management
Pada 2017, Vidi mendirikan VA Records & Management yang berfokus pada genre pop, R&B, dan soul. Label ini disebut telah mengorbitkan beberapa musisi muda, seperti Sheryl Sheinafia, Rendy Paduga, Ardhito Pramono, dan Nadin Amizah.

9. Bisnis kuliner konsep private dining
Di bidang kuliner, Vidi membuka restoran Jepang berkonsep private dining bernama Rumu Private Room Grill bersama Tasa Group. Ia kemudian kembali mendirikan restoran Jepang dengan konsep serupa bersama atlet bulu tangkis Kevin Sanjaya dan Tasa Group, bernama Chanba. Restoran Chanba disebut pertama kali dibuka pada Maret 2024, dengan cabang pertama di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Ragam aktivitas tersebut menunjukkan kiprah Vidi Aldiano tidak hanya terbatas pada panggung musik, tetapi juga merambah ke konten digital, kerja sama merek, hingga bisnis kuliner.