Banyak orang penasaran bagaimana sopir bus, terutama bus antarkota antarprovinsi (AKAP), mampu bertahan menyetir dalam waktu lama. Salah satu sopir bus AKAP PO Sinar Jaya, Wanto, mengungkapkan bahwa rasa kantuk merupakan musuh bagi semua pengemudi karena dapat mengganggu konsentrasi dan berisiko membahayakan nyawa.
Menurut Wanto, setiap sopir memiliki cara masing-masing untuk mengatasi kantuk. Ia biasanya mengandalkan camilan atau mengobrol selama perjalanan. Namun, ia menilai keberadaan teman ngobrol yang asyik menjadi cara yang paling efektif untuk membantu mengusir rasa kantuk.
Meski demikian, Wanto mengingatkan agar pengemudi tetap menjaga fokus. Ia menekankan bahwa obrolan yang terlalu nyaman juga dapat membuat pengemudi kurang konsentrasi saat berkendara.
Selain mengobrol, hiburan musik juga disebut dapat membantu mengurangi kantuk. Namun, Wanto menegaskan pentingnya mengatur waktu istirahat dengan baik. Ia mengingatkan agar waktu istirahat tidak digunakan untuk aktivitas lain seperti bermain gim.

