Sensasi panas setelah mengolah atau mengonsumsi cabai tidak hanya tertinggal di lidah, tetapi juga bisa terasa di tangan. Pada sebagian orang, rasa panas ini sulit hilang dan bahkan dapat memicu nyeri hingga mengganggu aktivitas.
Pembahasan soal keluhan tersebut ramai diperbincangkan di media sosial X. Seorang pengguna menuliskan bahwa ia belum menemukan cara efektif untuk menghilangkan panas di tangan karena cabai. Unggahan itu kemudian memancing beragam respons, mulai dari saran mencuci tangan dengan air dingin, memasukkan tangan ke freezer, memakai garam, hingga menggunakan minyak.
Menurut keterangan yang dikutip dari Kompas.com, sensasi panas pada tangan setelah terkena cabai berasal dari capsaicin atau kapsaisin, zat kimia yang terdapat dalam cabai. Meski kapsaisin umumnya bermanfaat, paparan atau konsumsi berlebihan dapat menimbulkan sensasi terbakar.
Cluster Executive Chef Ibis Styles Bali Kuta Legian and Ibis Styles Bali, Anang Nuur Ikhsan, mengatakan penggunaan air dingin saja tidak direkomendasikan untuk meredakan panas di tangan akibat cabai. Ia menjelaskan, air dingin cenderung hanya memberi efek sementara saat permukaan tangan dialiri air.
Berikut sejumlah cara yang disebut dapat membantu menghilangkan sensasi panas di tangan akibat cabai.
1. Minyak sayur
Anang menyarankan melumuri tangan dengan minyak sayur terlebih dahulu. Setelah itu, tangan dapat dibilas menggunakan air dingin dan sabun agar lebih bersih. Menurutnya, minyak dapat membantu mengangkat rasa pedas yang tertinggal di tangan.
2. Pasta gigi
Pasta gigi juga disebut dapat membantu meredakan sensasi panas. Anang mengaku sudah membuktikan manfaatnya, terutama karena sensasi mint yang memberi rasa dingin. Chef The Legacy Hotel Mahalaya Group, Chafidin, menambahkan pasta gigi bisa dioleskan lalu didiamkan sekitar lima menit sebelum disiram dengan air.
3. Garam
Chafidin menyebut garam dapat digunakan untuk mengurangi rasa panas setelah memotong cabai. Caranya, campurkan satu sendok makan garam dengan air hangat secukupnya, lalu oleskan sambil digosok perlahan sebelum dibilas hingga bersih. Namun, ia mengingatkan agar memastikan tidak ada luka pada tangan karena garam dapat menambah perih.
4. Susu
Susu cair juga dapat menjadi pilihan. Chafidin menuturkan susu memiliki sifat penetralisir sehingga bisa digunakan untuk merendam tangan yang terasa panas. Jika tidak ada susu, yoghurt cair dapat menjadi alternatif.
5. Cairan alkohol
Cairan alkohol disebut dapat membantu menghilangkan residu cabai di kulit. Alkohol merupakan pelarut sehingga dapat melarutkan minyak seperti yang ditemukan pada kapsaisin. Meski begitu, pengguna disarankan memastikan tidak ada luka pada tangan untuk menghindari rasa perih.
6. Gel lidah buaya
Mengoleskan gel lidah buaya juga disebut dapat membantu meredakan sensasi panas. Chafidin menyebut lidah buaya dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan meredakan sensasi seperti luka bakar pada kulit akibat efek cabai.
7. Sabun cuci piring
Sabun cuci piring dikenal efektif melarutkan minyak membandel pada peralatan dapur. Karena itu, produk ini juga disebut dapat membantu mengurangi rasa panas yang tertinggal di tangan akibat cabai.
8. Soda kue
Soda kue dapat digunakan dengan cara mencampurnya bersama air hingga menjadi pasta. Tangan kemudian direndam dalam campuran tersebut, didiamkan sampai pasta mengering, lalu dibilas dengan air bersih. Langkah ini dapat diulangi sesuai kebutuhan hingga sensasi panas mereda.

