Wakil Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang menyatakan menu ikan hiu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan usulan ahli gizi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Menu tersebut disebut baru dua kali disajikan sebelum akhirnya dihentikan menyusul laporan dugaan keracunan di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
“Menu ikan hiu ini awalnya memang usulan ahli gizi SPPG. Baru dua kali diberikan, dan langsung kami hentikan setelah ada laporan dugaan keracunan di Ketapang,” kata Nanik, dikutip Kamis (25/9).
Menu yang disajikan berupa ikan hiu filet saus tomat, dilengkapi oseng kol dan wortel. Menurut keterangan, SPPG menyajikan menu itu dua kali sebelum penghentian dilakukan setelah muncul laporan kasus di lapangan.
Dugaan keracunan dilaporkan terjadi di SDN 12 Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang. Sebanyak 16 murid dan seorang guru mengalami gejala mual hingga muntah setelah menyantap paket MBG dengan menu ikan hiu.
Nanik menegaskan penyebab pasti dugaan keracunan tersebut belum dapat dipastikan. Saat ini, BGN bersama dinas terkait masih melakukan penyelidikan, termasuk pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan.

