Menjelang sore hari, aktivitas di Kota Malang semakin terlihat hidup dengan padatnya kendaraan di berbagai ruas jalan. Salah satu destinasi yang mulai ramai dikunjungi adalah kawasan yang dipenuhi kafe-kafe modern, salah satunya Amnesia Cafe yang berlokasi di Jalan Simpang Ijen 4 A.
Malang terus menunjukkan perkembangan signifikan di sektor pariwisata dan kuliner. Salah satu inisiatif yang mendukung perkembangan ini adalah agenda Malang Sejuta Kopi, sebuah acara edukasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang cara mengonsumsi kopi secara sehat dan benar. Pada tahun kedua penyelenggaraannya, acara ini diikuti oleh sekitar 41 kedai kopi di Kota Malang, termasuk Amnesia Cafe.
Amnesia Cafe dan Konsep Uniknya
Amnesia Cafe berdiri di sebuah bangunan tiga lantai yang cukup megah. Setiap lantainya mengusung konsep interior yang berbeda dengan permainan warna-warni yang memberikan kesan mewah dan modern. Kafe ini merupakan cabang dari sebuah kafe yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta dan sudah beroperasi selama sembilan bulan.
Salah satu keunikan Amnesia Cafe adalah penyediaan 20 cup kopi gratis setiap harinya sebagai bagian dari partisipasinya dalam agenda Malang Sejuta Kopi. Kopi yang disajikan berasal dari biji kopi lokal Malang maupun kopi interlokal seperti Aceh Gayo.
Ragam Metode Penyeduhan Kopi
Menurut Mas Gupy, salah satu barista di Amnesia Cafe, kopi Java Arjuna dari lereng Gunung Arjuna di Lumajang menjadi favorit para pengunjung. Metode penyeduhan yang digunakan beragam, antara lain Aeropress, V-60, dan French Press, yang masing-masing menghasilkan cita rasa kopi yang berbeda.
Dalam kesempatan itu, penulis mencoba kopi Java Arjuna yang diseduh menggunakan Aeropress dengan sedikit tambahan gula. Meskipun konsumsi kopi tanpa gula lebih dianjurkan untuk kesehatan, penggunaan gula dalam jumlah minimal ini tetap memungkinkan untuk menikmati rasa kopi yang berbeda dibandingkan kopi sachet biasa. Selain Java Arjuna, kopi Dampit juga menjadi pilihan menarik bagi penulis karena rasanya yang lebih ringan dan ramah di lidah.
Respon Pengunjung dan Rencana Pengembangan
Amnesia Cafe memiliki empat barista yang secara konsisten melayani pengunjung dengan harga kopi terjangkau. Menurut Mbak Ika dari bagian marketing, partisipasi dalam Malang Sejuta Kopi mendapatkan respon positif dengan rata-rata penjualan mencapai 15 cup kopi pada hari kerja dan lebih dari 20 cup pada akhir pekan.
Ke depan, Amnesia Cafe berencana melakukan perbaikan pada interior agar lebih ramah bagi keluarga yang ingin menikmati waktu sambil ngopi. Ruang di lantai tiga juga akan difungsikan sebagai area yang dapat menampung kegiatan komunitas seperti gathering, workshop, maupun acara pernikahan.
Menu Lengkap dan Jam Operasional
Selain kopi, Amnesia Cafe juga menawarkan berbagai menu makanan dan camilan sebagai teman minum kopi maupun santapan utama, mulai dari masakan tradisional hingga internasional. Kafe ini buka setiap hari mulai pukul 11.00 WIB hingga pukul 01.00 dini hari, memberikan waktu yang luas untuk pengunjung menikmati suasana dan ragam sajian yang tersedia.