BERITA TERKINI
14 Cara Meredakan Nyeri Tulang Ekor, dari Perawatan Rumahan hingga Tindakan Medis

14 Cara Meredakan Nyeri Tulang Ekor, dari Perawatan Rumahan hingga Tindakan Medis

Nyeri tulang ekor bisa terasa tajam dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Pada sebagian orang, keluhan ini bahkan membuat buang air besar, berhubungan seks, atau menstruasi terasa lebih menyakitkan. Tulang ekor (coccyx) berada di bagian paling bawah tulang belakang, dan rasa nyeri di area ini dapat muncul akibat berbagai kondisi.

Beberapa penyebab yang kerap dikaitkan dengan nyeri tulang ekor antara lain trauma saat jatuh, persalinan normal, kebiasaan duduk terlalu lama di permukaan keras atau sempit, serta perubahan pada sendi akibat faktor usia. Penanganannya dapat dimulai dari langkah sederhana di rumah hingga perawatan medis, tergantung penyebab dan tingkat keparahan keluhan.

Berikut sejumlah cara yang dapat dilakukan untuk membantu meredakan nyeri tulang ekor.

1. Perbanyak istirahat dan hindari aktivitas berat
Saat nyeri muncul, istirahat dan mengurangi aktivitas berat dapat membantu mempercepat pemulihan penyebab nyeri sehingga keluhan lebih cepat mereda.

2. Kompres atau berendam air panas
Nyeri tulang ekor sering disertai ketegangan otot. Suhu hangat dapat membantu merelaksasi otot dan mengurangi nyeri. Sumber panas dapat berupa botol air panas, bantal pemanas, koyo nyeri otot, hingga berendam air hangat. Pilihan lain adalah sitz bath, yakni merendam area bokong dalam air hangat untuk membantu meredakan nyeri otot.

3. Kompres dingin
Kompres es dapat membantu meredakan nyeri akibat cedera atau trauma, terutama pada fase awal, karena sensasi dingin membantu mengurangi peradangan. Es batu dapat dibungkus handuk lalu ditempelkan pada area yang nyeri, atau menggunakan cold pack yang dijual bebas.

4. Gunakan bantal tambahan saat duduk
Bantal dapat mengurangi tekanan pada tulang ekor ketika duduk. Bantal berbentuk U atau V disebut dapat membantu meringankan nyeri. Bantal ini dapat digunakan saat menyetir maupun saat duduk di kantor, kelas, atau rumah.

5. Ubah pola makan bila terkait sembelit
Jika nyeri dipicu atau diperparah oleh sembelit, perubahan pola makan dapat membantu. Konsumsi makanan tinggi serat dan minum air putih lebih banyak dapat memperbaiki pencernaan secara bertahap.

6. Tinggalkan kebiasaan yang memberi tekanan berlebih
Kebiasaan duduk terlalu lama dapat memperberat keluhan. Cobalah lebih sering berdiri dan bergerak, gunakan bantal penyangga, serta terapkan postur duduk yang baik untuk mengurangi tekanan pada area tulang ekor.

7. Lakukan peregangan
Peregangan disebut dapat membantu mengurangi nyeri saat duduk serta meningkatkan kemampuan punggung bawah menahan tekanan. Gerakan dapat difokuskan pada tulang belakang, otot piriformis (di bokong yang membentang ke paha bagian atas), dan iliopsoas (di daerah pinggul). Peregangan ligamen yang melekat pada tulang ekor juga dapat membantu mengurangi ketegangan otot.

8. Minum obat NSAID
Obat antiradang nonsteroid (NSAID) digunakan untuk membantu mengatasi gangguan muskuloskeletal dan dapat meredakan nyeri, demam, serta peradangan. Beberapa pilihan yang disebut antara lain ibuprofen, naproxen, dan inhibitor COX-2.

9. Jalani pemeriksaan dan perawatan intensif oleh dokter
Jika berbagai cara perawatan mandiri tidak membantu, atau nyeri justru memburuk, pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan penyebabnya. Dokter dapat melakukan pemeriksaan tulang dan, bila diperlukan, pemindaian untuk mendeteksi retak tulang melalui foto Rontgen (X-ray) atau CT scan tulang belakang. MRI atau pemindaian tulang juga dapat dilakukan untuk melihat peradangan tulang dan chordoma (jenis kanker langka pada tulang belakang).

10. Akupunktur
Pada sebagian penderita, akupunktur dilaporkan membantu meredakan nyeri, meski pada sebagian lainnya efeknya hanya sementara. Akupunktur juga diduga dapat bekerja melalui efek plasebo atau sugesti, antara lain dengan meningkatkan kadar endorfin, hormon yang berperan meredakan nyeri.

11. Terapi TENS (Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation)
TENS merupakan terapi menyerupai akupunktur dengan bantuan aliran listrik. Bantalan beraliran listrik ditempelkan ke kulit untuk merangsang sistem saraf agar menghambat sinyal nyeri menuju otak. Efeknya bersifat sementara dan tidak menyembuhkan sepenuhnya.

12. Fisioterapi
Fisioterapi bersama terapis atau ahli tulang dapat membantu memperbaiki posisi otot-otot di sekitar tulang ekor sehingga nyeri berkurang.

13. Suntik steroid dan bius lokal
Dalam kasus tertentu, steroid atau bius lokal dapat disuntikkan ke sendi yang menghubungkan tulang ekor dan tulang belakang. Pemberian obat ini umumnya dibatasi, dengan dosis maksimal dua kali dalam beberapa bulan.

14. Operasi
Operasi tulang belakang dapat dipertimbangkan bila obat dan penanganan lain tidak mampu meredakan nyeri. Prosedur ini bertujuan mengangkat sebagian atau seluruh tulang ekor agar nyeri tidak berulang. Namun, operasi biasanya baru dipertimbangkan jika nyeri menetap selama 6 bulan atau lebih.

Jika nyeri tulang ekor tergolong berat, tidak kunjung membaik, atau disertai keluhan lain seperti sulit buang air kecil atau besar, mati rasa atau kebas, hingga kelumpuhan, pemeriksaan ke dokter disarankan untuk memastikan penyebab dan mendapatkan penanganan yang tepat.