HP Android yang terasa lemot atau kerap ngehang bisa membuat pengguna frustrasi, apalagi saat perangkat sedang dibutuhkan. Kondisi ini sering dikaitkan dengan penyimpanan penuh. Namun, pada sejumlah kasus, ponsel tetap melambat meski ruang penyimpanan masih tersedia.
Dalam buku Bongkar Cara Cepat Dan Mudah Bisa Service Hp (Kranggan Jimo Lappung Sai, 2021, hlm. 49) disebutkan bahwa HP lemot termasuk bagian dari masalah dan kerusakan ponsel yang dapat dipicu faktor perangkat keras (hardware) maupun perangkat lunak (software). Berikut sejumlah penyebab HP Android lemot meski penyimpanan masih banyak, beserta langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasinya.
1. Pemakaian internet berlebih
Penggunaan internet yang tinggi pada banyak aplikasi dapat memicu kondisi data overload sehingga kinerja ponsel terasa menurun. Salah satu cara menguranginya adalah memeriksa penggunaan data aplikasi dan mematikan penggunaan data latar belakang pada aplikasi yang jarang dipakai melalui menu pengaturan jaringan dan internet.
2. Pengaturan berbagi data bersama
Sejumlah pengaturan Google dapat memengaruhi kinerja perangkat, termasuk fitur berbagi data untuk personalisasi. Pengguna dapat menonaktifkannya melalui Setelan, masuk ke menu Google, lalu menuju Privasi & keamanan dan mematikan personalisasi menggunakan data bersama. Pengaturan “Penggunaan & diagnostik” pada perangkat seluler juga dapat dimatikan.
3. Terlalu banyak aplikasi berjalan di latar belakang
Aplikasi yang aktif di latar belakang dapat membebani sistem. Pengguna dapat mengatur batas proses latar belakang melalui opsi pengembang. Pada beberapa perangkat, seperti Samsung, tersedia pengaturan khusus Background usage limit untuk mengatur aplikasi ke mode tidur.
4. Aktivitas aplikasi yang tidak wajar
Aplikasi yang berjalan tidak normal dapat menghabiskan RAM dan membuat ponsel melambat. Melalui opsi pengembang, pengguna dapat memeriksa aplikasi yang sedang berjalan, lalu menghentikan aplikasi yang aktivitasnya dianggap tidak wajar. Alternatif lain adalah mencopot pemasangan atau mengatur aplikasi ke mode tidur.
5. Animasi layar
Efek animasi pada Android dapat membuat pengalaman visual lebih halus, tetapi pada kondisi tertentu justru membuat perangkat terasa lambat. Pengguna dapat mengurangi skala durasi animasi dan transisi animasi melalui opsi pengembang dengan mengatur nilainya menjadi 0,5.
6. Sinkron otomatis
Sinkronisasi otomatis menyelaraskan data online seperti kalender dan kontak dari berbagai akun. Jika data yang tersinkron terlalu banyak, kinerja ponsel dapat terpengaruh. Pengguna dapat mematikan sinkron otomatis melalui menu akun dan pencadangan, lalu melakukan sinkronisasi secara manual sesuai kebutuhan.
7. Pemilihan aplikasi berat dan versi Lite
Penggunaan aplikasi yang tidak sesuai spesifikasi perangkat dapat memicu perlambatan. Saat ini terdapat aplikasi versi Lite yang lebih ringan, meski fiturnya tidak selalu selengkap versi penuh. Sementara itu, aplikasi versi penuh (termasuk PWA/Progressive Web App dalam pembahasan sumber) dapat menuntut kinerja sistem lebih tinggi dan umumnya memerlukan sumber daya lebih besar.
8. Pemakaian widget
Widget di layar utama bisa membebani sistem, terutama widget yang terhubung ke internet atau live widget. Mengurangi jumlah widget dan menyisakan yang benar-benar diperlukan dapat membantu meringankan kerja perangkat.
9. Perangkat lunak belum diperbarui
Pembaruan perangkat lunak umumnya dirancang untuk menjaga performa dan stabilitas sistem. Karena itu, memastikan sistem tetap update dapat membantu ponsel bekerja lebih optimal. Pengguna dapat mengaktifkan pembaruan otomatis atau mengatur pengingat pembaruan.
10. Pengaruh fitur RAM Plus
Sejumlah ponsel menawarkan fitur RAM Plus yang memperluas kapasitas RAM dengan meminjam ruang dari penyimpanan internal. Meski terlihat menambah RAM, kinerja RAM Plus disebut tidak seoptimal RAM fisik bawaan perangkat.
Memahami cache dan cara menghapusnya
Cache adalah tempat penyimpanan data sementara untuk mempercepat akses informasi yang sering digunakan, misalnya pada aplikasi atau situs web. Namun, cache dapat menumpuk dan memengaruhi kinerja. Untuk menghapus cache aplikasi di Android, pengguna dapat membuka Setelan > Aplikasi > pilih aplikasi > Penyimpanan > Hapus Cache.
Cara membersihkan perangkat
Untuk membersihkan ponsel, gunakan kain mikrofiber pada layar dan bodi. Jika diperlukan disinfektan, basahi sedikit kain mikrofiber dengan air sabun ringan atau larutan disinfektan non-korosif, lalu lap secara menyeluruh. Area kecil seperti port dapat dibersihkan menggunakan cotton bud.
Mematikan aplikasi latar belakang
Pengguna dapat membatasi atau menghentikan aplikasi latar belakang melalui Pengaturan > Aplikasi, lalu memilih aplikasi yang ingin dihentikan dan menggunakan opsi paksa berhenti atau pembatasan penggunaan latar belakang (jika tersedia).

