Rasa haus kerap menjadi tantangan saat berpuasa, terutama ketika aktivitas harian tetap berjalan seperti biasa. Sejumlah langkah sederhana dapat dilakukan untuk membantu tubuh tetap nyaman dan mengurangi keinginan minum di siang hari tanpa membatalkan puasa.
1. Hindari aktivitas yang memicu banyak keringat
Kegiatan seperti latihan fisik agresif, terlalu lama terpapar sinar matahari, atau mengalami perubahan suhu drastis dapat membuat tubuh kehilangan cairan melalui penguapan dan keringat. Karena cairan yang hilang tidak bisa segera diganti saat puasa, mengurangi aktivitas pemicu keringat dapat membantu menekan rasa haus.
2. Mandi untuk menyegarkan tubuh
Mandi, terutama dengan air dingin, disebut dapat membantu menyegarkan tubuh dan mengurangi rasa haus. Jika tidak sempat mandi, membasuhkan air ke kepala dan wajah lalu mengelapnya dengan handuk bisa menjadi alternatif, meski mandi dinilai lebih efektif untuk membantu meredakan rasa lelah dan haus.
3. Perbanyak buah dan sayur saat sahur
Pencegahan dapat dimulai sejak sahur dengan memilih buah dan sayur yang mengandung banyak air dan serat. Kandungan tersebut dapat tersimpan lebih lama di tubuh. Timun menjadi salah satu pilihan populer karena dinilai dapat membantu mendinginkan tubuh serta mendukung pencernaan.
4. Cukupi asupan air selama Ramadan
Asupan air tidak hanya penting saat sahur, tetapi juga ketika berbuka dan pada malam hari. Konsumsi air yang cukup disebut dapat membantu mengurangi rasa haus berlebih saat puasa, serta membantu mencegah keluhan seperti sembelit, sakit kepala, pusing, dan kulit kering.
5. Hindari makanan pedas
Makanan pedas dapat memicu rasa haus, sehingga disarankan untuk membatasi atau menghindarinya, terutama saat sahur.
6. Batasi minuman berkafein seperti kopi
Minuman berkafein seperti kopi, teh, dan minuman bersoda dapat membuat seseorang lebih sering buang air kecil, sehingga cadangan cairan tubuh berkurang. Jika sulit berhenti, mengurangi porsinya dapat menjadi langkah awal agar tidak mudah haus saat berpuasa.
7. Kurangi makanan asin saat sahur
Makanan asin dapat meningkatkan kebutuhan air tubuh. Karena itu, saat sahur disarankan tidak menambahkan garam berlebihan dan membatasi makanan yang terlalu asin seperti ikan asin dan keju agar tidak mudah haus di siang hari.
8. Konsumsi yogurt
Yogurt disebut memiliki kandungan air yang tinggi, sekitar 85 persen dalam satu cangkir. Karena itu, yogurt dapat menjadi salah satu pilihan menu sahur untuk membantu mengurangi rasa haus saat puasa.
9. Hindari paparan sinar matahari
Paparan sinar matahari dapat memicu haus dan kelelahan. Untuk mengurangi paparan di dalam rumah, beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain menutup gorden pada siang hari, memakai pakaian berbahan katun agar menyerap keringat, serta memanfaatkan waktu untuk beristirahat.
10. Menunda sahur hingga mendekati subuh
Berbeda dengan berbuka yang dianjurkan disegerakan, sahur dapat ditunda hingga mendekati waktu subuh. Cara ini dinilai membantu agar stok makanan dan minuman di tubuh bertahan lebih lama sehingga dapat menekan rasa haus dan lapar sepanjang hari.
Dengan menyesuaikan aktivitas, memilih menu sahur yang tepat, serta menjaga asupan cairan pada waktu yang diperbolehkan, rasa haus saat puasa dapat dikurangi sehingga ibadah berjalan lebih nyaman.

