Jakarta — Startup teknologi pendidikan Zenius menghadirkan program pelatihan keterampilan memasak sekaligus membuka usaha kuliner ala chef melalui platform ZenPro. Program ini dapat diikuti secara gratis oleh pemilik Kartu Prakerja.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan kategori makanan, minuman, dan bahan makanan menjadi jenis yang paling banyak terjual di lokapasar, dengan porsi 40,8 persen dari keseluruhan usaha pada 2020.
Salah satu tutor ZenPro, Chef Archie Prameswara, menyampaikan bahwa memasak perlu dipelajari melalui latihan yang rutin dengan pendampingan mentor. Ia menyatakan senang membagikan pengetahuan yang dimilikinya agar masyarakat dapat mengembangkan keahlian di bidang tersebut.
Archie, yang pernah belajar di Centre de Formation d'Alain Ducasse di Prancis, berharap materi pelatihan yang disampaikan melalui ZenPro dapat meningkatkan apresiasi peserta terhadap kekayaan kuliner Indonesia.
Zenius menilai peluang karier sebagai chef masih terbuka di Indonesia, antara lain dengan bekerja di rumah makan, restoran, kafe, dan hotel; membuka usaha katering atau produk makanan dan minuman sendiri; membuka waralaba F&B; hingga berinovasi lewat produk makanan beku (frozen food). Sementara itu, SalaryExplorer mencatat rata-rata gaji chef di Indonesia berada pada angka Rp8,2 juta.
Pelatihan memasak di ZenPro disusun dengan kurikulum yang praktis dan komprehensif, menyesuaikan kondisi di industri F&B. Peserta memulai dari keterampilan dasar, seperti higienitas pengelolaan alat dapur, beragam metode memasak, kemampuan olah pisau, hingga teknik memotong.
Selain mempraktikkan sejumlah resep masakan khas Indonesia, peserta juga mendapatkan materi manajemen dan strategi bisnis makanan secara profesional. ZenPro turut memperkenalkan keterampilan lain, seperti komunikasi dan Bahasa Inggris, agar peserta dapat menjadi chef yang cekatan dan serba bisa.
Bagi pemilik Kartu Prakerja yang ingin mengikuti pelatihan secara gratis, pengguna dapat membuat akun ZenPro melalui aplikasi Android atau situs web ZenPro. Selanjutnya, pengguna memilih kelas pelatihan yang diinginkan dan mitra digital Kartu Prakerja untuk memproses kelas di ZenPro. Setelah proses berhasil, pengguna akan memperoleh kode voucher untuk mengklaim pelatihan melalui halaman utama aplikasi maupun situs web.
AVP Marketing Lifelong (ZenPro) Ary Mozta mengatakan perusahaan ingin membuka kesempatan seluas-luasnya agar setiap orang dapat menekuni ketertarikannya dan mempelajari keterampilan baru dengan mudah. Ia menyebut hal itu sejalan dengan misi perusahaan untuk menumbuhkan rasa cinta belajar dan mendorong masyarakat menjadi pembelajar seumur hidup.
Saat ini, ZenPro menawarkan 49 kelas pelatihan dalam 12 kategori utama yang diajar oleh master tutor Zenius serta para praktisi dan ahli di bidangnya. Rata-rata waktu penyelesaian satu kursus berkisar 6–7 jam. Sepanjang 2021, lebih dari 250.000 peserta tercatat telah menerima manfaat Program Kartu Prakerja melalui pelatihan di ZenPro.

