BELITUNG TIMUR — Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin meninjau dapur Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 845/Ksatria Satam di Simpang Tiga, Simpang Renggiang, Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (17/3/2026). Dalam kunjungan itu, ia meminta prajurit TNI agar tidak membeli bahan makanan dari tengkulak.
“Jangan beli bahan sama tengkulak!” ujar Sjafrie saat berada di area dapur.
Sjafrie memasuki ruangan dapur dengan berjalan perlahan menyusuri area. Aroma masakan tercium tipis, sementara sejumlah prajurit berdiri rapi untuk memberikan laporan. Di sudut dapur, bahan makanan tampak tertata di rak penyimpanan. Karung beras ditumpuk rapi, telur disusun dalam tray, dan potongan daging disimpan dalam wadah bersih.
Beberapa prajurit yang mengenakan celemek dan penutup kepala bersiap di dekat tungku serta peralatan masak berbahan logam yang tertata di meja panjang. Suasana dapur terlihat bersih dan terorganisir.
Dalam kesempatan itu, Sjafrie menyimak paparan prajurit terkait pengelolaan dapur, mulai dari jenis bahan makanan, penyusunan menu harian, hingga peralatan memasak yang digunakan. Ia beberapa kali mengangguk, sesekali menunjuk bahan atau peralatan tertentu sambil mengajukan pertanyaan.
Sjafrie juga menekankan pembagian asupan bagi prajurit. “Masak telur enggak boleh dadar ya. Satu orang satu,” katanya sambil menunjuk bahan makanan yang ada, menegaskan agar setiap prajurit mendapatkan asupan yang layak tanpa dikurangi.
Dalam kunjungan tersebut, Sjafrie didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, serta Kabaloghan Kemhan Marsdya TNI Yusuf Jauhari.

