JAKARTA — Tren membuat salmon candied tengah ramai di media sosial dan diikuti banyak warganet. Salmon candied merupakan teknik mengolah salmon mentah dengan cara dimarinasi menggunakan gula hingga sirup maple, kemudian diasap dan didiamkan.
Berdasarkan pantauan iNews Media Group, olahan ini memiliki cita rasa yang menonjolkan perpaduan asin dan manis. Setelah melalui proses marinasi dan pengasapan, tekstur salmon cenderung lebih kering.
Namun, tren tersebut juga memunculkan praktik pembuatan yang dinilai tidak sesuai. Sejumlah warganet dilaporkan membuatnya tanpa melalui proses pengasapan, melainkan hanya mendiamkan salmon mentah di dalam kulkas hingga mengering. Cara yang keliru ini berisiko menjadikan ikan sebagai tempat berkembangnya bakteri dan dapat membahayakan kesehatan.
Risiko meningkat ketika salmon tetap dalam kondisi mentah karena tidak melewati tahapan pengasapan. Salmon mentah dapat menjadi sumber bakteri seperti Salmonella, Listeria, dan Vibrio, yang dapat memicu gejala keracunan makanan mulai dari demam dan diare hingga komplikasi yang lebih berat.
Kelompok tertentu disebut lebih rentan mengalami dampak serius, antara lain wanita hamil, lansia, serta individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Selain bakteri, ikan juga dapat mengandung parasit, seperti cacing pita, yang berpotensi menginfeksi manusia jika salmon mentah dikonsumsi.

