BERITA TERKINI
Tren “Date Cancelled” Viral di X dan Threads, Warganet Bagikan Alasan Membatalkan Kencan

Tren “Date Cancelled” Viral di X dan Threads, Warganet Bagikan Alasan Membatalkan Kencan

Tren “date cancelled” tengah ramai diperbincangkan di media sosial X dan Threads. Dalam tren ini, warganet membagikan beragam alasan—mulai dari yang terdengar unik hingga lucu—tentang keputusan membatalkan kencan. Fenomena tersebut menarik perhatian karena dinilai dekat dengan pengalaman anak muda yang sedang menjalani hubungan, masa pendekatan, atau mencari pasangan di era digital.

Format unggahannya terbilang sederhana. Pengguna menuliskan kalimat “date cancelled” lalu menambahkan alasan yang dianggap sebagai tanda tidak cocok atau red flag dari pasangan. Cerita-cerita itu disampaikan dengan gaya santai, kadang berupa sindiran halus, dan sering kali dibalut humor sehingga mudah dipahami pengguna lain.

Kemunculan tren ini juga dikaitkan dengan dinamika hubungan modern yang dianggap semakin kompleks seiring pengaruh aplikasi kencan dan media sosial. Di satu sisi, banyak orang merasa lebih mudah menemukan pasangan, namun di sisi lain pengalaman tidak menyenangkan dalam proses menjalin relasi juga disebut semakin sering terjadi.

Media sosial kemudian menjadi ruang bagi pengguna internet untuk berbagi pengalaman terkait kebiasaan pasangan yang dianggap mengganggu, pengalaman buruk saat pendekatan, hingga cerita yang lebih serius tentang relasi yang dinilai tidak sehat. Sebagian unggahan dibuat ringan dan mengundang tawa, sementara lainnya memuat topik yang lebih sensitif.

Sejumlah contoh unggahan yang ikut viral antara lain: “Date cancelled, dia cowo bingung dan friendly,” tulis akun @neephophile. “Date cancelled, sirkelnya dukung perselingkuhan,” tulis akun @letstrydude. Sementara akun @violkswagen menulis, “Date cancelled, he said ga suka ngomongin politik soalnya ribet.”

Unggahan-unggahan tersebut ramai dibagikan ulang karena dianggap relevan dengan keseharian anak muda. Banyak pengguna lain kemudian ikut menambahkan pengalaman mereka sendiri lewat komentar maupun unggahan baru dengan format serupa.

Di luar candaan, tren “date cancelled” juga dimanfaatkan sebagian pengguna untuk membahas red flag yang dinilai serius dalam hubungan. Contoh yang kerap disebut antara lain sikap meremehkan kesehatan mental, mendukung perselingkuhan, memiliki lingkungan pertemanan yang dianggap toxic, hingga perilaku yang dinilai tidak menghargai pasangan.

Belakangan, tren ini juga diikuti sejumlah akun brand dan perusahaan besar untuk ikut meramaikan percakapan. Namun, sebagian pengguna menilai daya tariknya perlahan menurun karena semakin sering digunakan dan dianggap tidak lagi terasa alami seperti saat awal viral.