BERITA TERKINI
Tren “Party Jamu” Viral di Media Sosial, Anak Muda Ramai-ramai Minum Jamu Keliling

Tren “Party Jamu” Viral di Media Sosial, Anak Muda Ramai-ramai Minum Jamu Keliling

Fenomena baru ramai di linimasa media sosial: anak muda berbondong-bondong mengunggah momen membeli dan meminum jamu dari penjual jamu keliling. Aktivitas yang sejatinya sederhana itu menjadi viral setelah banyak unggahan menyebutnya dengan istilah “party jamu.”

Istilah tersebut kemudian berkembang sebagai guyonan khas Gen Z. Meski jamu yang diminum tetap jamu tradisional—dibawa dengan gerobak, dituang dari botol-botol besar, dan disajikan dalam gelas sederhana—momen meminumnya dikemas seolah suasana pesta.

Konsep “party jamu” tergolong sederhana. Anak muda meminum jamu seperti biasa, baik sendirian maupun bersama satu-dua teman, lalu mengunggah video dengan latar musik ala klub malam. Kontras antara suasana “pesta” dan minuman tradisional itu menjadi daya tarik tersendiri bagi warganet.

Di tengah tren gaya hidup sehat yang kian menonjol di kalangan generasi muda, minum jamu disebut-sebut menjadi ritual baru untuk melepas penat. Beragam racikan rempah seperti beras kencur, kunyit asem, hingga brotowali menjadi pesanan favorit, dengan sensasi rasa yang bervariasi—dari pedas hangat, asem segar, hingga pahit pekat.

Tren ini juga dipandang bukan semata soal kesehatan. Sejumlah anak muda menilainya sebagai bentuk apresiasi terhadap budaya lokal, ketika jamu yang sebelumnya identik sebagai minuman tradisional kini tampil lebih modern, estetik, dan dianggap “cool.”

Seiring ramainya unggahan, beberapa penjual jamu keliling disebut mengaku mengalami peningkatan penjualan. Konten viral yang menampilkan mereka dinilai turut memberi dampak positif bagi pelaku usaha kecil.

Respons warganet pun beragam. Salah satu komentar menyebut, “Asmara hancur, beras kencur meluncur. Info party jamu, sobat!” Selain itu, ada pula yang menyebut aktivitas ini sebagai “open table jamu,” terinspirasi dari konsep open table di klub malam, namun versi yang lebih sehat. “Lebih baik open table jamu daripada open table alkohol. Lebih sehat, lebih hemat, lebih happy!” tulis akun lainnya.

Kini, “party jamu” dikenal luas sebagai tren gaya hidup sehat yang terus dibagikan di berbagai platform media sosial. Beragam unggahan memperlihatkan bagaimana anak muda memadukan elemen tren, kesehatan, dan budaya lokal dalam satu aktivitas yang sederhana.