BERITA TERKINI
Lapak Kian Sepi, Pedagang Pasar Asemka Menggantungkan Harapan pada Pesanan Online

Lapak Kian Sepi, Pedagang Pasar Asemka Menggantungkan Harapan pada Pesanan Online

Pasar Asemka, Jakarta Barat, yang selama ini dikenal sebagai pusat belanja grosir aksesori hingga suvenir, kini dirasakan kian lengang oleh para pedagang. Keramaian yang dulu identik dengan lautan manusia dan teriakan pedagang yang saling bersahutan, perlahan memudar.

Menjelang pergantian tahun ke 2026, suasana di kawasan perbelanjaan tersebut justru terlihat lebih sunyi. Berdasarkan pantauan pada Selasa (30/12/2025), banyak pedagang yang biasanya sibuk melayani pembeli kini lebih sering bersandar di dinding kios. Perhatian mereka tertuju pada layar ponsel, menanti masuknya pesanan dari aplikasi daring.

Setiap kali ada langkah kaki mendekat, para pedagang tampak segera mendongak dan mengubah ekspresi menjadi ramah untuk menawarkan barang. Namun, harapan itu kerap pupus karena pengunjung hanya melintas tanpa bertransaksi. Di sejumlah kios, tumpukan kardus berisi barang dagangan terlihat belum tersentuh.

Di sudut lain, aktivitas membungkus paket tetap berlangsung. Bedanya, paket-paket itu bukan untuk diserahkan langsung kepada pembeli yang datang ke kios, melainkan untuk dikirim melalui kurir ekspedisi.

Kondisi tersebut dirasakan Aida (33), pedagang tas generasi kedua yang meneruskan usaha orang tuanya. Ia mengaku melihat perubahan besar dalam dua tahun terakhir, saat kejayaan pasar fisik perlahan meredup.

“Ngerasain banget sepi banget. Terutama kayaknya ya dua tahun inilah, dua tahun ini Asemka kayak ya bedalah gitu dari yang sebelum-sebelumnya,” kata Aida saat ditemui di lokasi, Selasa.

Aida menyebut jumlah transaksi dari pembeli yang datang langsung ke toko kini turun tajam. Dalam sehari, pembelian di toko fisiknya paling banyak sekitar 10 kali, bahkan terkadang tidak sampai sebanyak itu.

“Kalau dalam sehari yang beli ke toko langsung tuh ya paling 10 kali ya paling banyak gitu. Bahkan kadang enggak nyampe 10 lah, keitung jari. Sisanya ya dari online,” ujarnya.