Bagi banyak orang, berburu kuliner menjadi bagian paling dinanti saat berlibur. Namun, tidak sedikit wisatawan justru berakhir di tempat makan dengan harga mahal, layanan mengecewakan, dan rasa yang dinilai kurang otentik.
Maryanne Sparkes dari European Waterways membagikan sejumlah kiat sederhana agar wisatawan lebih mudah menemukan restoran lokal yang benar-benar menyajikan hidangan khas. Salah satu tanda yang menurutnya paling jelas terlihat dari menu. Ia menilai menu yang ditulis di papan tulis biasanya menunjukkan dapur berfokus pada hidangan musiman dengan bahan bersumber lokal. Sebaliknya, menu berlaminasi atau yang dicetak dalam bahasa Inggris kerap ditujukan untuk turis.
Maryanne juga mengingatkan agar berhati-hati terhadap restoran yang menampilkan gambar makanan pada menu. Menurutnya, restoran yang lebih otentik sering kali justru tampak dari dekorasi yang sederhana, suasana yang lebih “pedesaan”, serta daftar minuman khas yang ditawarkan.
Selain memperhatikan ciri di tempat makan, ia menyarankan wisatawan untuk bertanya langsung kepada penduduk setempat. Dengan bersikap sopan dan menunjukkan ketertarikan, wisatawan biasanya akan mendapat rekomendasi yang membantu.
Ia juga menyarankan wisatawan menjauhi area turis populer, terutama alun-alun utama yang kerap menawarkan menu standar untuk pengunjung. Menjelajahi jalan-jalan kecil atau lokasi yang jarang dilalui turis dinilai dapat membuka peluang menemukan restoran berkualitas dengan harga lebih terjangkau.
Saran serupa disampaikan penulis buku Italy for Food Lovers, Rick Steves. Ia menyebut salah satu tanda restoran populer adalah ketika penduduk lokal maupun turis sama-sama berlomba mendapatkan reservasi. Namun, ia mengakui upaya mencari restoran terbaik terkadang bisa membuat frustrasi.
Rick menyarankan wisatawan mencari tempat makan di kawasan yang tidak padat wisatawan. Menurutnya, banyak restoran di jalan besar dan populer bukan milik warga lokal sehingga kurang menarik bagi penduduk setempat. Ia menyarankan mencari tempat beberapa blok dari pusat keramaian, terutama di area dengan biaya sewa lebih rendah, yang ramai oleh pelanggan lokal. Jika menemukan tempat seperti itu, ia menilai peluang untuk mendapat pengalaman makan malam dengan makanan lokal yang memuaskan akan lebih besar.

