TikTok kembali menggelar TikTok Food Fest 2026, kampanye kuliner tahunan yang mempertemukan kreator, pelaku usaha, dan komunitas. Ajang ini ditujukan untuk merayakan kekayaan cita rasa nusantara sekaligus mendukung pertumbuhan industri makanan di Indonesia.
Tahun ini, TikTok Food Fest mengusung tema “Every Ingredient Tells a Story”. Melalui tema tersebut, TikTok menyoroti beragam cerita di balik setiap sajian, mulai dari hidangan unik dan resep kreatif, kekayaan bahan pangan lokal, hingga pilihan makanan sehat. Kampanye ini juga membawa inspirasi kuliner yang ditemukan di TikTok menjadi pengalaman nyata. TikTok Food Fest 2026 merupakan penyelenggaraan tahun ketiga.
Commercial Partnership TikTok SEA, Fadlia Hifzia, mengatakan cara masyarakat menikmati kuliner kini semakin beragam. Menurutnya, pengalaman kuliner tidak hanya soal mencoba hidangan atau tempat makan baru, tetapi juga berbagi cerita dan terhubung melalui ketertarikan yang sama. Ia menjelaskan, melalui tema “Every Ingredient Tells a Story”, TikTok ingin mengangkat kisah di balik setiap bahan, dari asal-usul dan tradisi hingga kreativitas yang melahirkan sajian baru. “TikTok Food Fest 2026 membawa semangat tersebut dari TikTok ke dunia nyata dengan mempertemukan kreator, pelaku usaha, dan komunitas untuk berkolaborasi serta merayakan kekayaan kuliner Indonesia bersama,” ujarnya.
TikTok juga menekankan peran ekosistemnya dalam menghubungkan kreator dan pelaku usaha dengan konsumen. Berbagai elemen, mulai dari komunitas, konten video pendek, TikTok LIVE, solusi periklanan, TikTok Shop by Tokopedia, hingga TikTok GO by Tokopedia, disebut saling melengkapi layaknya bahan-bahan dalam sebuah hidangan.
Di platform tersebut, perjalanan dari inspirasi ke kreasi kuliner dapat bermula dari konten kreator, salah satunya Jesselyn Lauwreen (@jesselynmci8). Sejak 2021, Jesselyn memanfaatkan tren di TikTok sebagai titik awal mengembangkan berbagai resep sesuai keahliannya sebagai chef, mencakup hidangan rumahan, pilihan yang lebih sehat, hingga olahan berbahan lokal.
Saat sambal matah ramai dibicarakan, misalnya, ia membagikan kreasi ayam suwir dan mi goreng dengan sambal matah, disertai kisah pengalamannya berjualan sambal sejak masih sekolah. Seiring waktu, kontennya berkembang hingga membahas keseharian membangun bisnis F&B, sehingga audiens tidak hanya mendapat inspirasi memasak, tetapi juga wawasan seputar dunia usaha kuliner.