BERITA TERKINI
Tiga Cara Sederhana Mengurangi Gatal dan Iritasi Akibat Ulat Bulu

Tiga Cara Sederhana Mengurangi Gatal dan Iritasi Akibat Ulat Bulu

Ulat bulu merupakan salah satu jenis larva serangga yang kerap dihindari untuk disentuh. Bulu-bulu halus pada ulat bulu berfungsi sebagai pelindung. Pada beberapa jenis ulat, bulu tersebut dapat mengeluarkan senyawa yang memicu iritasi dan rasa gatal pada kulit, baik melalui kontak langsung maupun tidak langsung.

Dalam kasus tertentu, reaksi alergi akibat paparan bulu ulat bulu dapat berbahaya. Namun, pada umumnya keluhan yang muncul berupa gatal dan iritasi ringan. Berikut tiga langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi keluhan setelah terkena ulat bulu.

1. Bersihkan area yang terkena dengan air mengalir
Langkah awal yang disarankan adalah membersihkan bagian kulit yang terkena bulu ulat bulu. Saat menempel, ulat bulu umumnya dapat melepaskan 1–2 helai bulu halus yang kemudian menempel pada kulit dan memicu rasa gatal. Karena itu, hindari menggaruk area yang terdampak dan bilas dengan air mengalir untuk meminimalkan risiko iritasi yang dapat memburuk akibat garukan.

2. Oleskan minyak kelapa murni atau kompres air dingin
Cara berikutnya, teteskan minyak kelapa murni (virgin coconut oil) pada area yang terkena. Minyak kelapa murni disebut dapat membantu meminimalkan efek senyawa pada bulu halus ulat agar tidak semakin mengiritasi kulit. Selain itu, kompres air dingin juga dapat dilakukan untuk membantu mengurangi pembengkakan serta meredakan rasa tidak nyaman apabila terjadi iritasi.

3. Datangi fasilitas kesehatan terdekat bila diperlukan
Jika keluhan tidak membaik atau menimbulkan kekhawatiran, langkah lain adalah mengunjungi fasilitas medis terdekat. Penanganan yang umumnya diberikan setelah pembersihan area kulit meliputi salep atau krim hidrokortison atau antihistamin untuk membantu meredakan iritasi dan rasa gatal akibat paparan ulat bulu.