Menjalani diet tidak selalu berarti harus mengonsumsi makanan hambar. Sejumlah rempah dapur disebut dapat membantu menjaga rasa makanan tetap lezat, sekaligus mendukung program penurunan berat badan. Beberapa di antaranya dikaitkan dengan efek termogenik yang membantu mempercepat metabolisme, bahkan ada yang disebut berperan dalam pembakaran lemak.
Berikut sejumlah rempah yang dapat digunakan sebagai bumbu masakan dan kerap dikaitkan dengan dukungan terhadap diet.
Cabai
Bagi pencinta pedas, cabai disebut memiliki sifat “panas” atau termogenik yang dapat membantu mempercepat metabolisme. Disebutkan pula bahwa menambahkan rempah yang bersifat panas ke makanan dapat membantu membakar kalori per porsi.
Kunyit
Kunyit kerap dikaitkan dengan pembakaran lemak. Dalam penelitian yang disebut berasal dari Tufts University, kurkumin sebagai bahan aktif kunyit disebut dapat membantu mengurangi lemak dengan meningkatkan panas tubuh, yang kemudian berdampak pada meningkatnya metabolisme.
Lada hitam
Lada hitam juga dikenal karena kaitannya dengan pembakaran lemak. Selain itu, rempah ini disebut dapat menghambat pembentukan sel lemak baru, sehingga berperan dalam melawan penumpukan lemak dalam tubuh.
Bawang putih
Bawang putih mengandung alicin yang disebut efektif membantu memerangi kolesterol jahat, insulin tinggi, serta mengontrol kadar gula darah yang tidak sehat. Rempah ini juga disebut dapat membantu mengontrol nafsu makan dan mendukung pembakaran lemak.
Jinten hitam
Sebuah studi disebut menyatakan bahwa konsumsi satu sendok teh jinten per hari dapat membantu membakar lemak tubuh. Jinten hitam juga disebut dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Dalam rujukan penelitian LIPI pada buku PROSEA 13 Spices (Plant Resources South East Asia), ekstrak biji jinten hitam disebut dapat mengurangi efek samping kemoterapi dan menyegarkan fungsi kekebalan tubuh.
Kayu manis
Kayu manis sering digunakan sebagai pemanis alami dalam bentuk bubuk. Selain memberi rasa manis, rempah ini disebut dapat meningkatkan sirkulasi darah, melawan diabetes, dan membantu menjaga kebugaran. Dengan demikian, manfaatnya tidak hanya terkait bobot tubuh, tetapi juga kondisi kesehatan secara umum.
Jahe
Jahe disebut dapat membantu mengendalikan kenaikan kadar gula darah setelah mengonsumsi makanan bergula atau tinggi karbohidrat. Rempah ini juga disebut bersifat termogenik, sehingga dapat membantu mempercepat proses pembakaran lemak.
Mustard
Mustard berasal dari biji tanaman sesawi dan umumnya tersedia dalam bentuk krim. Rempah ini kerap digunakan sebagai olesan roti atau saus salad. Dibandingkan mayonnaise atau saus sambal, mustard disebut memiliki kalori yang lebih sedikit. Selain itu, mustard juga disebut efektif meningkatkan metabolisme.
Merica
Merica disebut dapat membantu mengendalikan nafsu makan. Selain itu, rempah ini juga disebut baik untuk jantung dan pencernaan karena kaya vitamin. Penggunaan merica sebagai bumbu masakan dinilai dapat membantu mengontrol asupan diet dan nutrisi harian.
Bagi yang ingin menyesuaikan pilihan bumbu dapur dengan kebutuhan diet, berkonsultasi dengan dokter dapat menjadi langkah untuk mendapatkan saran yang lebih tepat.

