Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, menghadiri peluncuran pengiriman 76 ton bumbu dapur siap saji produksi perusahaan lokal di kawasan Taman Tekno, Setu, Kota Tangerang Selatan. Produk tersebut dikirim ke Arab Saudi untuk kebutuhan jemaah haji 2026.
Pilar mengatakan, bumbu yang diekspor merupakan produk PT Niaga Citra Mandiri, berupa bumbu masakan khas Indonesia seperti bumbu nasi goreng, nasi uduk, serta bumbu kuning untuk olahan ayam. Ia menyebut perusahaan tersebut merupakan milik warga Tangerang Selatan yang telah lama beroperasi dan dalam dua tahun terakhir menjadi pemasok bumbu untuk dapur haji di Arab Saudi.
“Alhamdulillah, total ada 76 ton yang akan dikirim ke Arab Saudi untuk kebutuhan saat ibadah haji. Tadi juga dihadiri langsung salah satu direktur dari Kementerian Haji dan Umrah yang mengapresiasi produk lokal ini,” ujar Pilar pada Selasa (3/3/2026).
Menurut Pilar, pengiriman dilakukan secara bertahap. Ia juga menyebut sempat ada kendala terkait situasi geopolitik internasional, namun distribusi dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal.
Pilar menjelaskan, bumbu tersebut berbentuk pasta cair dan dikemas menggunakan teknologi vakum khusus sehingga memiliki masa simpan hingga satu tahun tanpa bahan pengawet. “Bumbunya berbentuk pasta cair, sudah divakum dengan teknologi tertentu dan tahan satu tahun tanpa pengawet. Jadi saat dibutuhkan untuk memasak, bumbu sudah siap digunakan,” katanya.
Ia menambahkan, kehadiran bumbu khas Indonesia di Tanah Suci diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah, sekaligus menjadi pengingat rasa masakan Indonesia bagi jemaah haji asal Indonesia.
Selain menyasar pasar Timur Tengah, Pilar menyampaikan perusahaan tersebut juga memperluas ekspansi ke Eropa dengan menyuplai bumbu untuk sejumlah restoran Indonesia di London, Inggris. Ia menyebut salah satu mitra restoran di sana berencana mengembangkan usahanya hingga 15 outlet.
“Untuk tahun ini mereka juga ada pengiriman ke Eropa dan dikontrak eksklusif oleh Kementerian Haji untuk kebutuhan dapur jemaah,” jelas Pilar.
Pilar berharap capaian ekspor ini dapat menjadi dorongan bagi pelaku UMKM dan industri pangan di Tangerang Selatan untuk berani menembus pasar global.

