BERITA TERKINI
Survei: Americano dan Kopi Seduh Sendiri Sama-Sama Dipilih 14%, di Tengah Kenaikan Harga Kopi Global

Survei: Americano dan Kopi Seduh Sendiri Sama-Sama Dipilih 14%, di Tengah Kenaikan Harga Kopi Global

Sebuah survei online terhadap 877 responden dari berbagai wilayah di Indonesia mencatat preferensi kopi masyarakat yang kian beragam. Dalam temuan tersebut, americano dipilih oleh 14% responden, menunjukkan pengaruh budaya global dalam pilihan minuman kopi. Pada saat yang sama, kopi seduh sendiri juga dipilih 14%, yang umumnya diasosiasikan dengan penikmat kopi yang menaruh perhatian pada kualitas biji, metode manual brew, serta keaslian rasa.

Survei dilakukan melalui aplikasi Jakpat dengan partisipasi responden yang mencakup beragam usia, jenis kelamin, dan wilayah. Dengan cakupan tersebut, hasilnya dinilai cukup merepresentasikan gambaran tren kopi di masyarakat.

Temuan ini menguatkan posisi kopi sebagai bagian dari identitas sosial dan gaya hidup modern. Preferensi konsumen kini bergerak dari kopi instan hingga minuman ala kafe, mencerminkan perpaduan kebutuhan yang praktis, bergaya, sekaligus bernuansa premium.

Di sisi lain, dinamika pasar global turut memengaruhi industri kopi. Harga kopi arabika berjangka dilaporkan melonjak pada awal pekan ini. Kenaikan itu terjadi seiring stok Brasil di gudang yang dipantau bursa turun ke level terendah dalam lima tahun, serta adanya ancaman tarif baru dari Presiden AS Donald Trump terhadap Kolombia. Kondisi tersebut mendorong premi arabika atas robusta ke level tertinggi sejak 2008.

Sementara itu, harga kopi robusta berjangka di London yang lebih murah relatif stabil dan bergerak dalam kisaran yang lebih sempit. Stabilitas ini terjadi di tengah ekspektasi panen besar dari Vietnam, menurut importir kopi List + Beisler.