Industri program survival Korea Selatan kembali menghadirkan konsep baru lewat Street Restaurant Fighter, tayangan kuliner produksi tvN yang memadukan kemampuan memasak dengan strategi menjalankan bisnis restoran. Berbeda dari kompetisi memasak pada umumnya, pemenang tidak ditentukan semata oleh penilaian juri, melainkan oleh pilihan pelanggan dan hasil penjualan.
Program ini mempertemukan 20 chef dan pelaku bisnis kuliner dari berbagai latar belakang, mulai dari pemilik restoran, chef hotel berbintang, hingga pedagang makanan legendaris. Seluruh peserta diminta meninggalkan nama besar serta reputasi mereka untuk memulai usaha kuliner baru dari nol dalam arena yang dibuat menyerupai kawasan restoran.
Dalam setiap tantangan, peserta harus menyusun konsep restoran, menentukan menu, menetapkan harga, mengatur pelayanan, hingga menarik pelanggan. Seluruh keputusan dijalankan dalam kondisi “blind battle”, ketika pelanggan tidak mengetahui identitas para chef. Dengan skema ini, keberhasilan peserta bergantung pada kualitas makanan, pelayanan, serta strategi bisnis yang diterapkan.
Sejumlah nama besar turut meramaikan persaingan, di antaranya Lee Yeon-bok, Edward Kwon, Jung Ho-young, Cho Seo-hyung, dan Hong Seok-cheon. Kehadiran para chef ternama tersebut membuat kompetisi semakin menarik karena masing-masing membawa gaya memasak dan konsep restoran yang berbeda.
Berbeda dengan survival memasak yang berfokus pada teknik di dapur, Street Restaurant Fighter juga menguji kemampuan peserta membaca pasar. Mereka dituntut menghadapi pelanggan sungguhan, mengelola operasional restoran, sekaligus bersaing meraih penjualan tertinggi agar tetap bertahan dalam kompetisi. Format ini membuat acara tersebut lebih menyerupai simulasi bisnis restoran dibanding sekadar lomba memasak.
Street Restaurant Fighter tayang di Korea Selatan pada 21 Juni 2026 melalui tvN dan tersedia di platform streaming Viu di sejumlah wilayah Asia. Sejak penayangan perdananya, konsep yang menggabungkan dunia kuliner dan bisnis disebut menarik perhatian karena menawarkan pengalaman berbeda dibanding program survival memasak lainnya.